Home Lintas Jateng Soal Pilkada, KPU Pekalongan Tunggu Regulasi Resmi

Soal Pilkada, KPU Pekalongan Tunggu Regulasi Resmi

images(2)

Pekalongan, 16/3 (Beritajateng.net) – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, masih menunggu regulasi resmi dari KPU Pusat terkait tahapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah 2015.

Ketua KPU Kabupaten Pekalongan, Mudasir di Pekalongan, Senin (16/3), mengatakan bahwa mekanisme tahapan pilkada serentak itu yang menyusun adalah KPU Pusat sehingga KPU daerah sifatnya menunggu aturan resmi.

“Saat ini, kami masih menunggu regulasi resmi KPU Pusat. Adapun KPUD akan menjalankan pilkada setelah ada keputusan,” katanya seperti dikutip Antara.

Menurut dia, berdasarkan hasil konsultasi pada Menteri Dalam Negeri berkaitan pelaksanaan Pilkada Kabupaten Pekalongan diperoleh keterangan selama belum ada aturan yang mengganti undang-undang pilkada yang baru saja disahkan antara Pemerintah Pusat dan DPR RI, maka pelaksanaan pilkada diselanggarakan 2015.

“Akan tetapi, mengenai aturan tata kerja, mekanisme dan tahapan, serta regulasi yang mengatur tentang hal itu belum turun secara resmi. Oleh karena itu, kami hingga kini sifatnya masih menunggu aturan resmi mengenai tahapan pilkada,” katanya.

Ia mengatakan pada 12 Maret 2015 KPU Pusat telah melakukan uji publik sebuah aturan mengenai tata kerja, tahapan, dan lainnya tetapi itu sifatnya masih sementara sebab belum dikonsultasikan ke DPR.

“Hal itu, tentunya belum bisa disebut sebagai peraturan KPU, apalagi UU Pilkada juga belum diberi nomor sehingga semuanya sifatnya masih sementara belum ada yang resmi,” katanya.

Mengenai aturan yang diuji publik itu, kata dia, KPUD telah menerima salinan draf sementara aturan yang telah diuji publik tersebut.

Pada draf sementara aturan itu, kata dia, tercantum mengenai tanggal pelaksanaan Pilkada Kabupaten Pekalongan, yaitu pada 9 Desember 2015.

“Kembali saya tegaskan, aturan itu sifatnya masih draf sementara, belum bisa dijadikan acuan sebab belum dikonsultasikan ke DPR RI, sehingga belum resmi,” katanya.(ant/BJ)