Home News Update SMP & MTs Negeri Di Semarang Laksanakan UNBK

SMP & MTs Negeri Di Semarang Laksanakan UNBK

Semarang, 15/2 (BeritaJateng.net) – Dinas Pendidikan Kota Semarang mengatakan seluruh sekolah menengah pertama (SMP) dan madrasah sanawiah negeri di wilayah itu bisa menyelenggarakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK).

“Mulai SMP Negeri 1-41, ditambah SMP Filial 20 dan SMP Filial 23. Jadi, ada 43 SMP negeri yang bisa UNBK secara mandiri pada tahun ini,” kata Ketua Panitia Penyelenggara Ujian Nasional (UN) Kota Semarang Sutarto di Semarang, Rabu.

Sebenarnya, ada dua SMP negeri baru, yakni SMP Negeri 42 dan 43 Semarang, tetapi pria ramah itu menjelaskan pada tahun ini belum ada siswa di dua SMP itu yang melaksanakan ujian karena baru sampai di kelas VII dan VIII.

Untuk MTS negeri, yakni MTs Negeri 1 dan 2 Semarang, kata dia, juga sudah siap menyelenggarakan UNBK atau UN CBT (computer based test) secara mandiri karena sudah memenuhi persyaratan, seperti punya minimal 20 perangkat komputer dan satu “server”.

Belum termasuk 60 SMP swasta yang juga sudah siap untuk menggelar UNBK secara mandiri, lanjut dia, sehingga total ada 105 SMP sederajat yang siswanya bisa mengikuti pelaksanaan UNBK yang bertempat di sekolahnya sendiri.

“Kalau mandiri, berarti UNBK di sekolah sendiri. Namun, ada juga sekolah yang UNBK-nya menumpang di sekolah lain, yakni sekolah menengah atas (SMA) atau sekolah menengah kejuruan (SMK) yang lokasinya relatif dekat,” katanya.

Kepala Bidang SMP Disdik Kota Semarang itu mengakui sekolah memang diperbolehkan meminjam perangkat komputer untuk melaksanakan UNBK di sekolah dengan jenjang lebih tinggi. Misalnya, SMA sederajat atau lembaga lainnya, seperti perguruan tinggi.

“Untuk SMP yang pelaksanaannya menumpang di sekolah lain, ada sekitar 70-an sekolah. Boleh saja meminjam komputer, dalam arti peserta ujian yang datang ke SMA atau SMK, bukan komputer milik SMA atau SMK yang dibawa ke SMP,” katanya.

Sutarto menyebutkan jumlah SMP sederajat di Kota Semarang mencapai 232 sekolah yang mengartikan belum semua SMP siap melaksanakan UNBK tahun ini sebab masih ada 54 SMP yang tetap menggelar UN PBT (paper based test) seperti biasa.

Ia mengaku sebenarnya Disdik Kota Semarang berharap seluruh SMP sederajat di Semarang bisa melaksanakan UNBK pada tahun ini, apalagi persyaratannya sudah diperingan dengan ketersediaan minimal 20 unit komputer dan satu “server”.

“Namun, kesiapan sekolah kan tidak bisa dipaksakan. Kalau siap, bisa melaksanakan mandiri, kalau belum bisa menumpang di sekolah lain. Namun, kalau benar-benar belum siap tetap melaksanakan UN berbasis kertas seperti dahulu,” katanya.

Kalau dari peserta didiknya, kata dia, sebenarnya sudah siap melaksanakan UNBK karena relatif jago untuk persoalan teknologi informasi, tetapi ketersediaan fasilitas komputer yang memang tidak bisa dipenuhi seluruh sekolah.

“Syaratnya memang hanya 20 komputer. Akan tetapi, kalau belum punya `kan tidak bisa dipaksakan. Kalau dari `server`-nya mungkin tergolong murah. Namun, perangkat komputernya yang mahal. Pada tahun depan, akan lebih disiapkan,” pungkasnya. (El)

Advertisements