Home Hukum dan Kriminal Simpan 0,143 Gram Sabu, Ricko Divonis 1,5 Tahun

Simpan 0,143 Gram Sabu, Ricko Divonis 1,5 Tahun

Jaksa Kejati Jateng Danang SK saat membacakan tuntutan terdakwa Galih Susanto, tak lain rekan Ricko Ega di Pengadilan Negeri Semarang.

SEMARANG, 20/12 (BeritaJateng.net) – Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Semarang menjatuhkan putusan selama satu tahun dan enam bulan terhadap Ricko Ega (27), terdakwa kasus narkoba yang menyimpan 0,143 gram sabu.

Dengan ketentuannya, satu tahun pidana penjara, sedangkan enam bulan rehabilitasi. Ketua majelis hakim PN Semarang Dimyati menyatakan, terdakwa Ricko telah terbukti bersalah melakukan perbuatan sebagaimana pasal 127 ayat 1 huruf a Undang-Undang (UU) RI Nomor 35/ 2009 tentang Narkotika.

“Mengadili, menjatuhkan pidana kepada terdakwa satu tahun dan enam bulan. Menetapkan, terdakwa tetap berada dalam tahanan,” tandas hakim Dimyati saat membacakan putusannya di PN Semarang, Selasa (20/12).

Putusan hakim itu sama dengan tuntutan jaksa Kejati Jateng Rosintan dalam sidang pekan lalu. Dalam pertimbangannya, hal memberatkannya ialah terdakwa tidak mendukung upaya pemerintah dalam memberantas tindak pidana narotika.

Yang meringankan, terdakwa mengakui perbuatannya dan bersikap sopan selama persidangan. Atas putusan tersebut, Ricko yang didampingi kuasa hukumnya, Dody Ariadi mengatakan, menerimanya.

Sebagaimana tuntutan jaksa, terdakwa Ricko ditangkap petugas kepolisian pada Selasa (9/8) jam 23.00 di pertigaan lampu merah di Jl Gedung Batu, Bongsari, Kecamatan Semarang Barat, tepatnya dekat Sam Poo Kong.

Ricko ditangkap ketika bersama temannya, Galih Susanto (30) Bongsari tersebut. Saat ditangkap, tidak ditemukan barang buki sabu 0,143 gram dari tangan Ricko. Barang bukti itu baru didapatkan dari hasil penggeledahan di rumahnya di Ngesrep.

Di sisi lain, dalam penangkapan Ricko dan Ega, petugas Ditresnarkoba Polda Jateng menemukan paket sabu 4,833 gram. Dalam sidang baru-baru ini, terdakwa Galih dituntut selama sembilan tahun oleh jaksa Kejati Jateng Danang Suro K dan denda Rp 1,5 miliar setara tiga bulan penjara. (WR/EL)

Advertisements