Home Ekbis Sido Muncul Siap Bersaing Dalam MEA

Sido Muncul Siap Bersaing Dalam MEA

Dirut Sido Muncul Sofyan Hidayat.

— Fokus pada Pembenahan SDM dan Buka Indonesia Herbal Center

SEMARANG, 25/5 (BeritaJateng.net) – Untuk menghadapi pasar global era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. terus melakukan pembenahan baik dari sisi produk maupun SDM nya. Namun demikian, Sido Muncul sudah siap bersaing dalam pasar bebas tersebut.

Hal tersebut disampaikan Dirut PT Sido Muncul Sofyan Hidayat kepada wartawan di Semarang, Rabu. Menurutnya, untuk bersaing dipasar bebas, Sofyan Hidayat saat ini fokus pada pembenahan SDM supaya semuanya tidak kaget menghadapinya.

“Kemampuan SDM menjadi faktor utama untuk bisa bersaing dalam MEA, ini yang menjadi perhatian saya saat ini. Karena hal ini untuk memperkokoh dan memperkuat sebagai perusahaan jamu dan farmasi terbesar nasional, ” ujar Sofyan Hidayat.

Lebih lanjut pengganti Irwan Hidayat ini mengatakan, kualitas dan skil SDM dalam menunjang penjualan juga sangat dibutuhkan. Untuk itu, secara perusahaan pihaknya juga akan terus mengembangkan inovasi produk dan ekspansi pasar ke sejumlah negara potensial.

“SDM yang matang, diiringi dengan pengembangan produk, sasaran iklan harus benar dan produk yang dihasilkan semakin berkualitas, sudah dapat dipastikan hasil penjualan bakal melejit,” tambah Sofyan.

Setelah SDM lanjut Sofyan, untuk menunjang dalam persaingan di MEA, melalui anak perusahaan PT Sido Muncul, PT Muncul Mekar akan merealisasikan pendirian Indonesia Herbal Center (IHC) di berbagai kota besar. Hal tersebut sebagai upaya untuk mendorong aktivitas kalangan industri jamu, herbal dan farmasi.

“IHC kita dirikan untuk memfasilitasi berbagai kendala yang menghambat aktivitas kalangan industri jamu, herbal dan farmasi, selain juga mendorong meningkatkan daya saing produk jamu herbal dalam negeri di persaingan pasar dunia. Bahkan untuk melindungi produk jamu Indonesia tidak diakui kreasi dari negara lain, seperti batik, reog Ponorogo dan sejumlah lagu yang telah diklaim oleh negara lain,” terang Sofyan lagi.

Saat ini lanjut Sofyan, pendirian IHC telah direalisasikan pada tahap awal di Kota Jakarta yang menempati lantai dasar (Ground) di Gedung Graha Muncul Mekar di Jalan Panjang Arteri Kelapa Dua No 27 Kebun Jeruk Jakarta, dan segera menyusul didirikan di Kota Semarang dan Surabaya.

“Indonesia Herbal Center di gedung Graha Muncul Mekar Jakarta, Juni mendatang sudah dioperasikan dan dilengkapi dengan beberapa fasilitas, selain resto juga tempat untuk presentasi, café yang menyajikan minuman, termasuk minuman berbagai jenis jamu, berbagai menu makanan dan obat herbal,” tambahnya.

Menurut Sofyan, IHC yang ia dirikan juga dilengkapi dengan museum yang menggambarkan jamu dan herbal itu seperti apa, sampel bahan baku jamu dan vidio tentang pabrik jamu Sido Muncul, cara pembuatan jamu yang benar, sejumlah penghargaan yang diperoleh Sido Muncul, sehingga pelaku usaha, mahasiswa dan masyarakat lain yang ada di Jakarta dan sekitarnya tidak perlu harus berkunjung ke pabrik jamu Sido Muncul, karena sudah bisa melihat aktivitas industri jamu dan memperoleh keterangan dan penjelasan dari pihak IHC.

“Setelah IHC Jakarta, segera didirikan IHC di Kota Semarang dengan menempati fasilitas bangunan gedung Tentrem yang kini mulai dibangun, untuk proyek apartemen, hotel dan mall di Jalan Gajah Mada Semarang, disusul IHC didirikan di Kota Surabaya,” tambahnya lagi.

Dengan demikian, lanjut Sofyan, IHC diharapkan dapat membuka pola ke depan bagi kalangan industri jamu semakin peduli dengan khasiat serta mutu untuk mulai menerapkan standar yang berlaku seperti GMP, SNI, CPOTB sampai HACCP agar keyakinan masyarakat atas mutu produk yang dihasilkan bisa diperoleh.

“Dukungan dari semua pihak, baik para pelaku industri jamu, akademisi dan lainnya diharapkan dapat memberikan masukan tentang hasil olahan tanaman herbal dengan kualitas tinggi, keterlibatan dunia perguruan tingga dan swasta untuk melakukan uji coba khasiat obat herbal dapat diungkapkan dalam kegiatan diskusi di IHC,” tuturnya. (BJ)