Home Ekbis Sido Muncul Kembangkan Pupuk Bio Organik

Sido Muncul Kembangkan Pupuk Bio Organik

Dirut PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul TBK, Sofyan Hidayat (kiri) menunjukkan pupuk organik yang dipasarkan domestik maupun internasional.

SEMARANG, 29/5 (BeritaJateng.net) – PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul TBk. tidak hanya berkutat pada industri jamu dan farmasinya. Kini melalui anak perusahaanya PT Sido Muncul Nusantara mengembangkan inovasi varian pupuk bio organik dan bahan pakan ternak. Bahkan produk-produk tersebut telah menembus pasar internasional.

Hal tersebut disampaikan Dirut PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul TBK Sofyan Hidayat belum lama ini. Menurutnya, setelah melalui berbagai penelitian terhadap bahan-bahan organik yang diproses melalui Biological Complex Process (BCP) serta kandungan Biofarm, terciptalah produk Biofarm.

“Biofarm sendiri mengadopsi bioteknologi terkini untuk mendukung tercapainya pertanian organik. Sedangkan teknologi penggemukan hewan ternak, termasuk perikanan juga berhasil kita kembangkan dan kita sudah pasarkan baik domestik maupun internasional,” ujar Sofyan Hidayat di Semarang.

Dan ternyata lanjut Sofyan, baik pupuk cair bio organik maupun padat mendapat sambutan yang positif para petani. Dan saat ini pihaknya sedang melakukan pengembangan dengan inovasi terbaru.

“Untuk pupuk bio organik yang menggunakan label O-Mega Feltilizer, mengalami peningkatan signifikan di pasaran,” tambahnya.

Pasar ekspor pupuk cair maupun padat itu, semula untuk memenuhi kebutuhan negara Timur Leste, Belanda, Malaysia, Afrika, Rusia dan Amerika Serikat, namun kini menyusul permintaan Australia, Myanmar serta Korea dan negara lainnya segera dipenuhi yang tengah dalam proses pengiriman.

Produk dengan inovasi yang luar biasa dan mendapatkan sambutan yang luar biasa dari petani dunia.
Produk dengan inovasi yang luar biasa dan mendapatkan sambutan yang luar biasa dari petani dunia.

Sementara untuk pasar domestik dengan menggunakan label Herbafarm sudah lebih dulu dipasarkan di wilayah Jateng, Jatim, Jabar, Papua, Sulawesi, Kalimantan dan Sumatera serta Nusa Tenggara, yang saat ini semakin diminati kalangan petani.

“Sido Muncul Pupuk Nusantara memproduksi Herbafarm pupuk cair dan padat, Hebafarm pestisida, Hebarfarm ternak, Hebafarm tambak, Hebafarm ikan dan udang, biofarm cair dan padat, serta Omega pupuk cair,” lanjut Sofyan.

Lebih lanjut Sofyan mengatakan, terapan teknologi pemanfaatan pupuk bio organik di wilayah Kabupaten Semarang pertama kali diujicobakan terhadap padi Gemawangi dan berhasil dengan mampu meningkatkan produktivitas dari 5 ton per hektare menjadi 12 ton.

Kini pupuk varian baru, lanjutnya, yang dikembangkan berhasil diujicobakan di lahan jenis apapun, termasuk untuk tanaman kurma yang dibudidayakan di Las Vegas AS tumbuh lebih cepat dan produktif.

“Bahkan pupuk yang terbaru juga berhasil untuk membudidayakan berbagai tanaman pada lahan pasir dan terkini pada lumpur Lapindo,” tuturnya.

Pupuk produk Sido Muncul Pupuk Nusantara setelah mengantongi sertifikat OMRI, Internastional Control Union dan CDFA yang merupakan persyaratan untuk masuknya produk organik ke USA kini pasarnya terus dipeluas.

“Pupuk cair ini merupakan produk pupuk organik pertama Indonesia yang memperoleh sertifikat. Disamping itu, telah memiliki sertifikat yang diakui juga di Uni Eropa,” ujarnya.

Sementara bahan pakan ternak produk Sido Muncul Pupuk Nusantara untuk penggemukan hewan ternak dan perikanan telah diujicobakan pertama kali di Jateng beberapa waktu lalu dan selama tiga bulan diperoleh hasil penggemukan lebih besar dari biasanya, baik terhadap hewan ternak sapi maupun perikanan seperti ikan gurami, mujahir, nila dan lele.

“Hasil kajian sangat menggembirakan, pertambahan bobot badan hewan dengan menggunakan terapan tehnologi pakan ternak produksi Sido Muncul Pupuk Nusantara itu rata-rata lebih dari 108 gram per hari, sedangkan pertambahan bobot yang biasanya hanya sekitar 70 gram per hari,” ujarnya. (BJ)