Home Hukum dan Kriminal Sidang “Status” Facebook Ditunda

Sidang “Status” Facebook Ditunda

Bantul, 11/12 (Beritajateng.net) – Sidang dengan agenda pembacaan tuntutan terhadap Ervani Emy Handayani, terdakwa dugaan pencemaran nama baik akibat status dalam ‘facebook’, di Pengadilan Negeri Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, ditunda karena jaksa belum siap dengan tuntutan.

“Sidang ditunda sampai dengan hari Kamis,18 Desember, jadi silahkan saudara (terdakwa) datang lagi,” kata Ketua Majelis Hakim PN Bantul, Sulistyo Muhammad Dwi Putro saat memimpin persidangan tersebut, Kamis.

Menurut hakim, sidang lanjutan dengan terdakwa Ervani karena tuduhan pencemaran nama baik pada Kamis ini sedianya digelar dengan agenda pembacaan tuntutuan oleh Jaksa Penuntut Umum yang menangani perkara tersebut.

“Sidang hari ini adalah tuntutan, apakah saudara terdakwa sehat? hari ini saudara akan mendengarkan bacaan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum, jadi dengarkan baik-baik,” kata hakim kepada terdakw Ervani sesaat setelah membuka sidang.

Namun demikian, usai majelis hakim memberikan kesempatan kepada Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Bantul untuk membacakan tuntutan, jaksa tersebut mengaku belum mempersiapkan tuntutan terhadap terdakwa.

“Majelis Hakim, pada kesempatan kali ini kami penuntut umum belum siap untuk membacakan tuntutan, terima kasih,” kata Jaksa pengganti dari Kejari Bantul, Doni Eko Cahyono.

Menanggapi hal itu, majelis hakim kemudian memberikan kesempatan kepada jaksa untuk menyiapkan tuntutuan pada sidang yang akan diagendakan selanjutnya, bahkan kesempatan tersebut merupakan kesempatan terakhir tim Jaksa Penuntut Umum.

“Majelis hakim akan memberikan dan agar diusahakan sekuat tenaga demi kelancaran persidangan, jadi sampaikan pada reman-teman kesempatan terakhir pada 18 Desember, silahkan manfaatkan kesempatan dengan baik,” kata hakim.

Ervani didakwa dengan tuduhan pelanggaran pasal 27 ayat 3 UU tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang juga dikaitkan dengan pasal 310 dan 311 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yakni penghinaan dan menyerang serta pencemaran nama baik.

Status Ervani dalam facebook yang diperkarakan tersebut, berisi “Iya sih, Pak Har baik, Yg gak baik itu yang namanya Ayas dan Spv lainnya. Kami rasa dia gk pantas dijadikan pimpinan Jolie Jogja Jewelery. Banyak yg lebay dan msh labil sprt anak kecil,”(ant/ss)