Home Lintas Jateng Siap Tampung Anak-anak Rohingya, Ponpes Al Firdaus Bangun Gedung Baru

Siap Tampung Anak-anak Rohingya, Ponpes Al Firdaus Bangun Gedung Baru

image

Semarang, 4/6 (BeritaJateng.net)- Pengasuh Ponpes Al Firdaus Kyai Solehan Al Hafidz membenarkan niatnya untuk  menampung anak-anak yatim piatu korban Rohingnya di Ponpesnya. Menurutnya ini dilakukan atas dasar kemanusiaan.

Terkait hal itu rencananya akan dibangun lahan seluas 15 meter x 7 meter di samping musholla Ponpes Al Firdaus. Pembangunan gedung baru ini direncanakan dapat menampung 100 anak.

Saat ditemui BeritaJateng.net di Ponpes Al Firdaus, Solehan mengatakan, akan menganggap korban Rohingnya sebagai murid, anak didik dan anak asuh. “Saya menyerahkan kepada Pemerintah untuk perizinan, namun siap menampung. Semua biaya atas kehendak Allah. Kami siap mendidik yang mau sekolah dan akan disekolahkan, tentu atas persetujuan dan menyerahkan baiknya kepada Pemerintah,ujarnya Rabu (3/6).

Ia menjelaslan sistem pembelajaran di ponpes tersebut yakni malam hari mengaji dan siang harinya sekolah umum. Ponpes tersebut tuturnya menampung anak-anak yatim piatu dan dhuafa.

Ponpes Al Firdaus didirikan mandiri dan pengurusnya cukup banyak. Hanya saja, Solehanlah yang berada di Ponpes tersebut.

“Kalau ada dana segera akan dibangun gedung itu, tapi ini masih kekurangan. Dengan diberitakan dimedia, saya berharap akan ada banyak dana yang membantu kelancaran dan mempercepat pembangunan, “katanya.

Sementara itu Ardyansah, salah seorang santriwan di ponpes Al Firdaus yang berada di Jalan Kedungmundu Dukuh Tlumpak mengatakan, kegiatannya sebagai santri di ponpes sangat beragam.

“Mulai dari mengaji Al Qur’an, bersih-bersih dan sekolah umum. Saya baru saja lulus SMK dan sekarang sudah bekerja. Total santri di sini ada 22 santri. Santriwan berjumlah 10 santri dan santriwati berjumlah 12 santri. Rata santri berasal dari Demak dan Purwodadi. Dari Semarang hanya sedikit, santriwati yang masih menetap di sini ada 5 santri. Sedangkan jumlah santriwannya, termasuk saya ada 5 santri, “ujarnya.

Untuk santriwati, sekolah umumnya di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Cut Nyak Dien dan santriwan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Mataram Semarang. (Mg-1)