Home Hukum dan Kriminal Setubuhi Gadis Dibawah Umur, Warga Karanganyar Diciduk Polisi

Setubuhi Gadis Dibawah Umur, Warga Karanganyar Diciduk Polisi

Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak didampingi Kasubaghumas AKP Rochmat dan Kasatreskrim AKP Rohmat Ashari saat gelar perkara di Mapolres Karanganyar

KARANGANYAR, 30/12 (BeritaJateng.net) – Mengaku bujangan S (38) warga Desa Popongan, Kecamatan Karanganyar berhasil mengelabui gadis belasan tahun yang terbuai janji manis S untuk menikahinya.

Akibat perbuatannya S harus berurusan dengan pihak Kepolisian Polres Karanganyar dengan tuduhan melakukan persetubuhan dengan anak dibawah umur bernama AN (14) asal Jumantono

Satuan Reserse dan Kriminal Polres Karanganyar atas laporan dari pihak keluarga korban akhirnya mengamankan S di Jumantono  Senin (26/12/2016) lalu sekira pukul 07.00 WIB.

Kapolres Karanganyar, AKBP Ade Safri Simanjuntak mengatakan S yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang servis handphone (HP) ini mengaku awal perkenalannya melalui facebook dan pura-pura telepon kesasar.

“Awal kenalnya pada bulan Januari 2016 lalu. Dan hubungan intensif melalui telepon dan SMS,” jelas Ade Kamis (29/12/2016).

Sebulan setelah perkenalan keduanya janjian untuk bertemu dan jalan-jalan ke wilayah Ngargoyoso. Dengan bujuk rayu tersangka yang dijanjikan akan dinikahi keduanya melakukan persetubuhan hingga 10 kali dalam kurun waktu beberapa bulan lamanya.

“Persetubuhan itu dilakukan empat kali di Ngargoyoso dan enam kali di Jumantono hingga akhirnya tersangka diamankan petugas,” lanjut Ade.

Petugas juga mengamankan barang bukti berupa kaos lengan pendek, satu celana panjang, satu kaos dalam, satu celana dalam dan satu miniset.

Tersangka akan dikenakan pasal  81 (2) UU No 35 Tahun 2014 tentang Perubahan UU No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan pidana penjara 5 tahun serta denda Rp. 5 miliar. (DB/EL)

Advertisements