Home Hiburan Sepak Bola Api, Tradisi Warga Kawak Jepara Untuk Perangi Hawa Nafsu

Sepak Bola Api, Tradisi Warga Kawak Jepara Untuk Perangi Hawa Nafsu

Tradisi sepak bola api
Tradisi sepak bola api
Tradisi sepak bola api

Jepara, 21/5 (BeritaJateng.net) – Warga Desa Kawak, Kecamatan Pakisaji, memiliki tradisi unik saat menggelar sedekah bumi. Tradisi tersebut berupa sepak bola api, yang dimainkan para pemuda setempat.

Bagi warga Kawak, sepak bola api diartikan sebagai simbol perlawanan hawa nafsu. “Sepak bola api initelah menjadi tradisi yang awalnya dimainkan di pondok-pondok pesantren. Sepak bola api disimbolkan sebagai bentuk perlawanan terhadap hawa nafsu atau sifat amarah, serta dilatih untuk menjaga kebersamaan,” tutur Eko Heri Purwanto, Kepala Desa Kawak.

Sebelum bertanding, para pemain sepak bola api melindungi kulit tangan maupun kaki dengan minyak kelapa, guna menghindari luka bakar. Bola api yang digunakan berupa serabut kelapa yang dibentuk bulat.

Dalam pertandingan bola api, pemain dilarang bermain kasar atau sengaja melukai lawan. Saat pertandingan berlangsung, para pemain tampak semangat seakan tak merisaukan panas bola api. Apalagi ketika berhasil memasukan kedalam gawang lawan.

“kami sangat senang bisa bermain sepak bola api ini, karena memberi hiburan masyarakat. Jika bola mengenahi kaki memang terasa panas, namun rasa panas itu hanya sebentar teredam oleh  semangat saat bermain,” kata Eko Revin, satu dari pemain sepak bola api.

Sepak bola api selalu menjadi perhatihan warga Kawak. Ratusan warga tampak memadati lapangan olah raga samping Balai Desa Kawak, Rabu malam. Usai pertandingan berlangsung, para pemain saling bersalaman, sehingga tidak muncul dendam sesama pemain. (BJ18)

1 COMMENT

Comments are closed.