Home Hukum dan Kriminal Sempat Dihajar Massa, Residivis Kasus Penjambretan Ditangkap

Sempat Dihajar Massa, Residivis Kasus Penjambretan Ditangkap

image

Solo, 5/12 (Beritajateng.net) – Kepolisian Resor Kota Surakarta berhasil menahan seorang tersangka spesialis jambret, Febrianto (20) warga Kadirejo Gandekan RT 01/01 Jebres Solo, dengan korban seorang mahasiswa Nur Hardini (20) warga balakan Sukoharjo.

Kepala Polresta Surakarta Kombes Pol Iriansyah melalui Kapolsek Pasar Kliwon AKP Nur Affandi, di Solo, Jumat, mengatakan tersangka ternyata juga seorang residivis keluar masuk penjara sebanyak tiga kali di Sukoharjo dengan kasus yang sama.

“Tersangka kini ditahan di Polsek Pasar Kliwon untuk proses hukum lebih lanjut, sedangkan barang bukti yang disita antara lain tas kain, berisi laptop dan handphone samsung milik korban, dan sepeda motor Yamaha Jupiter nompol F 1144 RR milik tersangka, ” kata Nur Affandi.

Menurut Kapolsek, peristiwa penjambretan yang dilakukan terjadi di Jalan Kusumo Joyosuran Pasar Kliwon Solo, pada Jumat (28/11) sekitar pukul 15.30 WIB. Korban ketika itu mengendarai sepeda motor Honda Beat nopol AG 4259 RO dari arah timur ke selatan.

Korban yang membawa tas kain warna krem dicangklong di tangannya setibanya di lokasi kejadian langsung dirampas oleh tersangka. Korban sempat melakukan pengejaran hingga 500 meter dari lokasi kejadian.

Namun, pelaku yang kabur ke selatan dan tiba di perempatan Semanggi Pasar Kliwon terjatuh sendiri dan ditangkap oleh warga setempat.

Petugas patroli kebetulan melintas di lokasi jatuhnya tersangka langsung diamankan bersama barang hasil kejahatannya, dan satu unit sepeda motor untuk dibawa Polsek Pasar Kliwon.

“Tersangka memang sempat dihajar massa, tetapi beberapa saat langsung diamankan petugas patroli yang melintas di lokasi,” katanya.

Menurut Kapolsek, dari hasil pemeriksaan tersangka pernah masuk penjara dengan kasus penjambretan di Sukoharjo, pada 2010 divonis selama tiga bulan, 2011 divonis tujuh bulan, dan 2013 divonis satu tahun. Tersangka baru keluar menjalani masa tahanan Juni tahun ini.

“Namun, tersangka memang belum kapok dan selalu mengulang perbuatannya dengan kasus yang sama,” katanya.

Atas perbuatan tersangka Febrianto tersebut akan dijerat dengan Pasal 362, tentang Pencurian, dengan ancaman maksimal penjara selama lima tahun.(ant/pj)

Advertisements