Home Ekbis Semarang Jadi Tuan Rumah Rakernas APEKSI dan ICE Awal Juli Mendatang

Semarang Jadi Tuan Rumah Rakernas APEKSI dan ICE Awal Juli Mendatang

454

Semarang, 20/6 (BeritaJateng.net) – Perhelatan Rakernas Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) XIV dan Indonesia City Expo (ICE) XVII akan digelar di Kota Semarang pada 3 Juli 2019 hingga 6 Juli 2019 mendatang.

Indonesia City Expo merupakan pameran tahunan yang diikuti tiap kota di Indonesia dengan tujuan untuk mempublikasikan perkembangan dan pembangunan dalam bidang tata kota yang berkelanjutan dan ajang tukar informasi antar sesama pemerintah kota dalam tata kelola perkotaan yang berkelanjutan.

Selain itu, dengan event ini juga bertujuan membuka peluang kerjasama antar pemerintah dan swasta dalam tata kelola perkotaan, membuka peluang kerjasama bisnis dan investasi antara pemerintah dan pelaku usaha dalam berbagai sektor industri, serta menciptakan hubungan sinergi antar pemerintah kota dalam pengembangan pembangunan perkotaan.

Sri Indah Wibi Nastiti, Direktur Eksekutif Apeksi mengatakan, Kota Semarang dipilih karena dinilai paling siap dalam persiapannya. Menurutnya persiapan pemilihan tuan rumah dilakukan dalam proses yang panjang.

“APEKSI ini bisa menjadi magnet dalam meningkatkan perekonomian. Karena banyak tamu yang datang di Kota Semarang, restoran, hotel dan pusat oleh-oleh serta tempat wisata pasti akan ramai termasuk UMKM,” ujarnya, Rabu (19/6/2019).

Dia menerangkan, jumlah masyarakat di setiap kota yang semakin banyak, harus diimbangi dengan inovasi yang dilakukan oleh pemerintah kota. Terutama pemanfaatan teknologi informasi agar mampu mempermudah masyarakat dalam menerima pelayanan.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat menumbuhkan inisiatif dan inovasi baru serta membawa perubahan bagi pemerintah kota dalam pembangunan infrastruktur maupun pengembangan kerjasama antar daerah,” imbuhnya.

Sementara itu, Asisten Administrasi dan Umum Setda Pemkot Semarang, Masdiana Safitri menambahkan, akan diawali dengan acara karnaval pawai budaya yang diikuti sekitar 3.000 peserta. Selain itu setiap perwakilan daerah akan membawa bibit buat atau pohon untuk nantinya ditanam bersama-sama.

“Yang datang sangat banyak dan akan menguntungkan serta menggerakan perekonomian. Acara ini beberangan dengan adanya Semarang Great Sale dan Semarang Night Carnival sehingga dipastikan akan meriah,” tandasnya.