Home News Update Sekolah Bertanggung Jawab Pada Siswa Yang Dianiaya Guru

Sekolah Bertanggung Jawab Pada Siswa Yang Dianiaya Guru

image

Semarang 4/4 (Beritajateng.net)-Pihak Sekolah Dasar (SD) Mlatiharjo 1 Kelurahan Kaligawe, akan bertanggung jawab atas kejadian tindak kekerasan yang dilakukan seorang oknum guru wali kelas terhadap anak didiknya bernama Sofian (9) warga Jalan Sawah Besar IX hingga menyebabkan luka pada pembuluh darah mata pecah pada sebelah kiri. Bentuk tanggung jawab itu akan diselesaikan secara kekeluargaan dengan membawa ke Rumah Sakit untuk berobat.

Suhartini (45) seorang guru mengaku dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah, seorang pendidik tidak diperbolehkan dengan cara memukul.”Kalau siswa bernama Sofian memang benar. Tapi kalau tidak masuk karena dipukul guru wali kelasnya belum ada yang tahu,”katanya, Sabtu (4/4).

Terkait guru wali kelas 2 B bernama Nur yang melakukan pemukulan tangan kosong ke kepalanya mengenai mata hingga menyebabkan pembuluh mata pecah. Namun guru tersebut hanya memperingatkan siswanya yang jalan-jalan dikelas saat pelajaran berlangsung.”Saya sudah tanyakan langsung kepada guru yang bersangkutan tidak benar bahwa ia melakukan pemukulan. Ia hanya memperingatkan siswanya duduk dengan menampar kertas pelajaran. Mungkin waktu menampar terlalu kekerasan,”tuturnya.

Suhartini menambahkan untuk selanjutnya ia bersama staff guru sekolah bersama kepala sekolah akan merundingkan permasalahan ini dengan cara kekeluargaan.”Kami akan tempuh cara kekeluargaan. Mungkin nanti akan meminta maaf secara pribadi kepada keluarga korban, dan bersedia menanggung biaya pengobatan,”imbuhnya.

Kalau masalah siswa yang trauma akan kejadian tersebut dan tidak mau masuk. Nanti pihak sekolah akan membujuk korban agar bisa masuk sekolah.”Kalau tidak mau sekolah, pihak guru sebagai pendidik akan membujuk untuk kembali sekolah. Kalau tetap tidak mau karena takut dengan gurunya, nanti akan cari alternatif dengan memindahkan kelas satunya,”tandasnya.(BJ04)