Home DPRD Kota Semarang Sejumlah Warga Sambiroto, Resah dengan Kondisi Rumah Mereka

Sejumlah Warga Sambiroto, Resah dengan Kondisi Rumah Mereka

Sejumlah Rumah Warga Dengan Kondisi Tebing Tergerus Air

Semarang, 10/02 (Beritajateng.net) – Jumadi, warga RT 04 RW 02 , Kelurahan Sambiroto, Kecamatan Tembalang, resah dan sulit tidur. Pasalnya kondisi bagian belakang rumahnya sudah sangat mengkuatirkan.Tebing di belakang rumahnya , terkikis alian Sungai Ssambiroto. sehingga tebing longsor dan rumahnya nyaris ambrol.
Kekuatiran Jumadi semakin menjadi, karena saat ini hujan terus mengguyur Kota Semarang dan menyebabkan aliran sungai menjadi semakin deras.” Jelas kuatir mas, ini sekarang kan hujan terus, air sungai semakin deras dan terus mengikis tebing di bawah rumah kami. Itu sangat berbahaya, bisa bisa rumah kita ambrol,” resah Jumadi.

Rumah Warga yang Ambrol Bagian Lantainya
Rumah Warga yang Ambrol Bagian Lantainya

Jumadi tidak sendirian, beberapa meter dari rumahnya, ada rumah milik Rasmin. Rumah Rasmin kini ditempati oleh anaknya, yaitu Jamin. Dalam pengakuannya, Jamin menyampaikan juga keresahannya. Saat malam tiba dan hujan mengguyur, ia beserta keluarganya tidak bisa tidur dengan nyaman. Mereka selalu kuatir akan kondisi rumah mereka. Tanah dibawah rumah mereka sudah tergerus sedalam 2 meter. Sedangkan panjang lokasi yang tergerus dari kiri ke kanan sepanjang 15 meter, dengan ketinggian 10 meter.”Wah kalau rumah saya parah mas, inni dibawah lantai dapur sudah blong, kosong sedalam 2 meter. La yang ambrol tebingnya dari kiri ke kanan sekitar 15 meter, kita jadi kuatir dengan kondisi ini,” ungkap Jamin.
Petugas dari Kantor BPBD Kota Semarang sudah meninjau lokasi dan rencananya hari Minggu nanti akan dilaksanakan pemasangan bronjong kawat untuk menahan tanah agar tidak longsor.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah rumah di kawasan Kelurahan Sambiroto, Kecamatan Tembalang, kondisinya sangat mengkuatirkan. Tebing di bawah rumah warga ini tergerus air sungai dna membuat rumah seperti menggantung karena tanah dibawah rumah longsor akibat terjangan arus sungai.(BJ/NG)

Advertisements