Home Ekbis Sejumlah Bus AKDP Naikkan Tarif Hingga 100 Persen

Sejumlah Bus AKDP Naikkan Tarif Hingga 100 Persen

Ilustrasi
Ilustrasi

Semarang, 16/7 (BeritaJateng.net) – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, sejumlah bus antar kota dalam provinsi (AKDP) ditemukan menerapkan tarif diatas kewajaran, yakni naik hingga 100 persen dibanding sebelumnya.

Temuan tersebut disampaikan oleh Ketua Lembaga Pembinaan dan Perlindungan Konsumen (LP2K) Semarang, Ngargono kepada wartawan, Rabu (15/7). “Kenaikan tarif mencapai 100 persen lebih. Ini pelanggaran yang sangat merugikan penumpang,” ungkapnya.

Dikatakan Ngargono, pelanggaran tarif yang ditemukan itu seperti bus jurusan Semarang-Pekalongan yang berjarak 102 kilometer.

Dalam hitungan LP2K, tarif batas atas sesuai aturan seharusnya hanya Rp 17 ribu per penumpang. Namun, LP2K menemukan beberapa bus menarik tarif ke penumpang mencapai Rp 55 ribu per penumpang.

Saat relawan pemantau LP2K pulang dari Pekalongan ke Semarang juga ditarik kondektur sebesar Rp40 ribu. Di rute Semarang-Pekalongan (PP), LP2K menyebut beberapa perusahaan bus yang melanggar antara lain: PO. Maju Makmur dan PO. Langsung.

Pelanggaan tarif juga ditemukan di jalur Semarang-Purwodadi hingga Semarang-Blora. Tarif batas atas seharusnya hanya Rp 17 ribu per penumpang. Tapi, bus-bus di jurusan tersebut mengenai biaya mencapai Rp 40 ribu per penumpang. “Hampir semua PO di jurusan Semarang-Blora rata-rata melakukan pelanggaran,” kata Ngargono. (BJ13)