Home Lintas Jateng Sebanyak 557 Warga Slimpet Masih Mengungsi

Sebanyak 557 Warga Slimpet Masih Mengungsi

mengungsi

Banjarnegara, 12/1 (BeritaJateng.net) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara, Jawa Tengah, menyatakan bahwa sebanyak 557 warga Dusun Slimpet, Desa Tlaga, masih tinggal di pengungsian lantaran pemerintah kabupaten setempat belum menemukan lahan untuk relokasi.

“Kami imbau mereka untuk tetap bersabar di tempat pengungsian sambil menunggu lahan untuk relokasi,” kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Banjarnegara Catur Subandrio di Banjarnegara, Senin.

Dia mengakui bahwa warga Dusun Slimpet, Desa Tlaga, Kecamatan Punggelan, sudah banyak yang tidak betah tinggal di pengungsian yang berlokasi di Sekolah Dasar Negeri 3 Tlaga karena sudah satu bulan di tempat itu.

Kendati demikian, dia mengatakan bahwa pihaknya melarang para pengungsi untuk kembali ke permukiman di Dusun Slimpet karena kondisi daerah itu sangat berbahaya terutama saat terjadi hujan deras.

“Gerakan tanah di Dusun Slimpet masih sering terjadi terutama saat hujan deras sehingga kami melarang mereka kembali ke permukiman,” tegasnya.

Terkait lahan untuk relokasi, dia mengatakan bahwa hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara masih berupaya mencari tempat yang cocok.

Menurut dia, luas lahan yang dibutuhkan untuk merelokasi 148 rumah warga atau 557 jiwa sedikitnya 3 hektare.

Sementara itu, kata dia, wilayah di sekitar Desa Tlaga merupakan daerah dengan topografi yang berbukit-bukit sehingga lahan untuk relokasi harus dipastikan keamanannya.

Oleh karena itu, lanjut dia, pihaknya akan melibatkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk mengecek lahan bakal tempat relokasi terlebih dulu sebelum ditempati.

“Kalau calon lahan relokasi itu sudah diperoleh, kami akan meminta PVMBG untuk mengeceknya. Kami harus pastikan bahwa lahan relokasi itu benar-benar aman untuk permukiman,” katanya. (ant/BJ)

Advertisements