Home Headline SD Pakintelan 3 Semarang Disegel Ahli Waris

SD Pakintelan 3 Semarang Disegel Ahli Waris

Ahli waris menyegel sekolahan karena Pemkot tak kunjung mengganti rugi
Ahli waris menyegel sekolahan karena Pemkot tak kunjung mengganti rugi
Ahli waris menyegel sekolahan karena Pemkot tak kunjung mengganti rugi

Semarang, 18/2 (BeritaJateng.net) – Kasus sengketa melibatkan sekolah dengan ahli waris terjadi di Kota Semarang. SD Pakintelan 03  yang terletak di jalan Langkir 1, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang disegel ahli waris pemilik tanah. Penyegelan dilakukan dengan cara memasang pohon bambu dan mengembok pagar utama sekolah.

Akibat penyegelan, para siswa sekolah yang datang ke sekolah tidak bisa masuk dan berada di luar sekolah. Oleh pihak sekolah para siswa yang sudah datang terpaksa di pulangkan dan proses belajar mengajar juga terpaksa dihentikan.

Sejumlah guru yang berada di depan sekolah dan tidak bisa masuk ke dalam sekolah merasa prihatin dengan kejadian tempat mereka mengajar. Para guru berharap kasus ini bisa tertangani dengan baik dan para siswa bisa bersekolah dan belajar kembali.

Menurut Anik Dwi Wahyuni, prosesnya sengketa sudah berlarut-larut sebelum dirinya masuk menjadi guru.

“Kasihan anak-anak yang tidak tahu apa-apa terganggu proses belajar mengajarnya,” ujarnya.

Aksi yang dilakukan pihak ahli waris merupakan wujud kejengkelan mereka terhadap kelalaian Pihak Pemerintah Kota Semarang yang ingkar janji, atas proses pembayaran ganti rugi lahan seluas 3300 meter persegi atau senilai kurang lebih 2,5 milyar rupiah.

Menurut ahli waris Dul Saptono, Pemerintah Kota yang seharusnya sudah menyelesaikan pembayaran tanah terhadap ahli waris alhmarhun Soerehat Nin Soekimin yang digunakan sebagai tempat sekolah berdiri.

Namun setelah menunggu sejak tahun 1974, sesuai dengan tanggal pembayaran yang sudah disepakati berdasarkan pertemuan, tidak kunjung di realisasikan.

”Kalau pemerintah tidak mau ya kembalikan saja,” ujar anak alhmarhun Soerehat Nin Soekimin. (BJ15)