Home Headline SD di Blora Terapkan Pembelajaran Luring Sambil Sosialisasikan 3M

SD di Blora Terapkan Pembelajaran Luring Sambil Sosialisasikan 3M

298

BLORA, 21/10 (BeritaJateng.net) – Sulitnya sinyal dan minimnya orang tua yang memiliki Handphone android, sebuah Sekolah di Kabupaten Blora menerapkan pembelajaran Luring.

Sejak pandemi Covid 19, Sekolah Dasar Negeri 1 Gempolrejo, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah ini, menerapkan pembelajaran Luring, door to door kerumah siswa, sambil sosialisasikan 3M.

Dalam pembelajaran Luring itu, guru mendatangi rumah salah satu siswa dengan tetap merapkan protokol kesehatan dan wajib 3M yakni wajib memakai masker, wajib menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer.

Kemudian secara berkelompok dan dibatasi maksimal lima orang siswa, untuk melaksanakan pemebelajaran tatap muka.

Sebelum masuk rumah siswa diwajibkan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Salah satu siswa mengaku senang dengan pembelajaran seperti ini, walaupun sebenarnya ia ingin belajar seperti dulu disekolahkan agar bisa bermain dengan teman temanya.Namun karena masih suasana pandemi, harus belajar seperti ini.

“Senang, sebenarnya pingin belajar di sekolah seperti dulu, namun karena ada Covid, ya harus belajar seperti ini,” Ucap Dimas.

Terpisah Kepala Sekolah SDN 1 Gempolrejo, Wahyu Widayati, mengatakan karena sulitnya sinyal dan keterbatasan siswa maupun orang tua memilik HP Android, di laksanakan pembelajaran Luring.

“Untuk mencegah penyebaran Covid 19, kami berinisiatif tetap melakukan pembelajaran tatap muka, namun melalui Luring. Karena kalau kita terapkan Daring, disini kesulitan sinyal dan orang tua banyak yang belum memiliki HP Android,” Jelas Wahyu Widayati (Rabu, 21/10/2020).

SDN Gempolrejo 1 ini tergolong SD yang berada dipelosok desa, akses jalanya ya g jelek, di Desa Gempolrejo juga sulit sinyal.

Jika diterapkan pembelajaran daring atau online seperti di kota, tidak bisa maksimal. Untuk itu Kepala sekolah berinisiatif untuk menerapkan pembelajaran secara Luring, tentunya tetap memaki protokol Kesehatan seperti 3M. Memakai masker ,mencuci tangan dan menjaga jarak menghindari kerumunan.

“Karena di Blora Covid 19 masih belum stabil, dalm pembelajaran kita terapkan 3M. Siswa wajib memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” imbuhnya.

Penerapan protokol kesehatan bukan kepada siswa saja gurupun sebelum masuk ke sekolah kita periksa suhu dengan thermogun. Wajib memakai masker mecuci tangan dna menjaga jarak disetiap pertemuan di sekolah. (Her/El)