Home Headline Satu Wanita Terpidana Mati Narkoba Pernah Tinggal di Sukoharjo

Satu Wanita Terpidana Mati Narkoba Pernah Tinggal di Sukoharjo

Priyono, tetangga samping rumah kakak Merri, salah satu terpidana mati narkoba jilid III.

SUKOHARJO, 28/7 (BeritaJateng.net) – Salah satu terpidana mati jilid III Merri Utami (42) yang akan segera dipidana mati sempat tinggal di wilayah Kartosuro Sukoharjo. Merri diketahui sempat tinggal beberapa waktu lamanya di rumah kakak perempuannya di Veteran 2 Notosuman Rt 5/5, Singopuran, Kartosuro, Sukoharjo, Jawa Tengah.

Keberadaan Merri yang sempat tinggal di Kartosura dikatakan oleh Priyono mantan kepala dusun (kadus) Singopuran yang juga tetangga samping rumahnya. Namun Merri bukan warga asli sini. Hanya menumpang alamat untuk kepengurusan surat untuk menjadi TKW.

“Merri tidak tinggal lama di sini. Merri hanya tinggal sementara untuk pinjam alamat rumah kakaknya untuk mengurus surat untuk persyaratan menjadi TKW di Hongkong,” jelas Priyono kepada Beritajateng.net Kamis (28/7/2016).

Keterangan dari keluarga Merri, Merri sendiri sudah menikah saat itu dengan seorang pria asal Madiun dan memiliki dua anak. Sebelumnya sudah pernah menjadi TKI di Hongkong. Lama di Indonesia akhirnya Merri berkeinginan kembali menjadi TKI ke Hongkong dan meminjam alamat kakaknya untuk kepengurusan surat-surat.

“Namun entah kenapa Merry bisa bertemu dengan teman bulenya (pria asing). Bahkan saat itu sempat dikenalkan pada kerabatnya di Jakarta,” lanjut Priyono.

Sampai akhirnya justru kabar buruk diterima oleh keluarga yakni Merri diamankan oleh Mabes Polri, yang memberitahukan bila Merri ditahan karena mencoba menyelundupkan narkoba di Bandara Internasional Soekarno – Hatta.

Merry Utami ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta, saat itu tertangkap tangan membawa 1,1 kilogram heroin dan divonis mati oleh Pengadilan Negeri Tangerang pada 2003.

Saat ini Merri sendiri sudah dikabarkan masuk dalam daftar 14 terpidana mati yang telah dimasukan ke ruang isolasi Lapas Batu, Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. (bj24)