Home Headline Satu Keluarga Korban Pesawat Hercules Jatuh Asal Jepara

Satu Keluarga Korban Pesawat Hercules Jatuh Asal Jepara

P_20150630_215617-1

Jepara, 1/6 (beritajateng.net) –  Suasana duka menyelumuti keluarga Serda Ainul Abidin,salah satu korban pesawat hercules c 130/ di Kelurahan Jobokuto RT 15 RW 5. Kasmin (70), ayah korban beserta keluarga dan tetangga tampak berkumpul di ruang tamu/setelah mendapat kabar duka tersebut.

Ainul Abidin menjadi korban bersama istri,  Astutik Indah Sari (33), dan kedua anaknya, Riski Putri Ramadani (6), dan Arif Wicaksono (3). 

Tetangga dan kerabat berkumpul untuk menghibur keluarga dan sebagai bentuk solidaritas, khas sebagai warga desa yang masih kuat ikatan kebersamaannya.

Tidak ada tanda-tanda atau firasat khusus yang didapat oleh keluarga. Hanya saja, tiga hari saat puasa, Serda Ainul Abidin sempat menelpon, Mastikah (38), kakak perempuannya. Saat komunikasi itu, korban menanyakan kabar keluarga, dan bercerita soal keadaan dirinya, istri dan kedua anaknya.

“Dia juga bercerita jika akan pindah tugas dari salah satu satuan militer di Pekanbaru, Riau ke Natuna, Kepulauan Riau,” ungkap Mastikah.

Lulusan Secata PK Gelombang II Kompi D Rindam Jaya tahun 2000 itu juga meminta maaf kepadanya dan meminta maaf pula kepada anggota keluarga lainnya.

“Saat meminta maaf tersebut, dia menangis tersedu-sedu. Tidak tahu ternyata kabarnya jadi seperti ini. Saya sampaikan jika keluarga mendoakan semoga dia sehat. Ini merupakan komunikasi terakhir yang dilakukan adik saya kepada keluarga,” ceritanya.

Keluarga mendapat kabar kali pertama Serda Ainul Abidin menjadi korban Hercules jatuh dari teman Kasmin. Kasmin menceritakan dia mendapatkan kabar jika pesawat yang ditumpangi anaknya jatuh, saat itu menjemput anak dan istrinya di Pekanbaru untuk ikut pindah di Natuna.

“Hanya saja, saya masih belum yakin. Tapi tidak berselang lama saya melihat di televisi jika pesawat memang jatuh. Saya mendapat kepastian jika anak saya menjadi korban. Untuk memastikan, saya telepon keluarga pihak perempuan. Ternyata kabar tersebut memang benar,” ungkap dia.

Menindak lanjuti informasi itu, Kasmin melaporkan hal itu ke Kodim 0719 Jepara dengan membawa serta foto Serda Ainul Abidin dan keluarganya. Kasmin berharap, jika jenasah korban telah teridentifikasi, bisa segera di bawa pulang ke Jepara.

“Saya meminta, jika memang anaknya sudah pasti menjadi korban dan sudah terindentifikasi, agar dibawa pulang ke Jepara untuk dimakamkan,” tandas dia.(bj18)