Home Headline Sambut HUT RI, GEMARI Berbagi 1.945 Paket Makanan dan Minuman

Sambut HUT RI, GEMARI Berbagi 1.945 Paket Makanan dan Minuman

GEMARI Berbagi 1.945 paket makanan dan minuman

Ungaran, 19/8(Beritajateng.net) – Memperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 banyak langkah dilakukan untuk dalam masa Pandemi Covid-19 kali ini, seperti dicetus oleh GEMARI (Gerakan Millenial Bumi Serasi) Kabupaten Semarang dengan membagikan 1.945 paket makanan dan minuman bagi msyarakat di sekitar Ungaran, Kabupaten Semarang.

Ketua GEMARI Kab Semarang Samiaji Herlambang menyatakan bahwa dalam rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 76 serta masih dalam masa pandemi Covid-19 maupun di masa PPKM Darurat ini, dengan melibatkan beberapa organisasi kemasyarakatan maupun karang taruna menggelar aksi sosial yang dikemas dengan “Rakyat Bantu Rakyat” dan dilaksanakan.

“Dalam aksi di HUT Kemerdekaan RI ke 76 ini, sebanyak 1.945 paket makanan dan minuman kita bagikan kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19. Bahkan, pembagian ini dilakukan secara serentak di 19 kecamatan di kabupaten ini. Kita bergerak bersama teman-teman pemuda pemudi yang tergabung dalam Karang Taruna dari masing-masing kecamatan. Intinya, kita menyatukan tekad bahwa Dengan Semangat Merah Putih-Bergerak Bersama, Bumi Serasi Kuat,” terang Herlambang.

Lanjutnya, bahwa kegiatan aksi ‘Rakyat Bantu Rakyat’ ini telah dimulai sejak 6 Juli 2021 hingga 16 Agustus 2021. Selain melibatkan karang taruna, untuk menyiapkan makanan dan minuman yang dibagikan mendapat dukungan penuh dari Ibu-ibu warga Dusun Ngasem, Desa Jetis, Kec Bandungan.

Para ibu inilah yang memasak dan menyiapkan ke dalam paket kotak dan selanjutnya dibagikan kepada masyarakat. Mereka sangat antusias dan tidak ada rasa mengeluh dalam membantu menyiapkan semua ini. Sedangkan, sebelum bahan-bahan dimasak terlebih dulu belanja aneka kebutuhan di Pasar Bandungan.

“Untuk belanja bahan kebutuhan, seluruhnya dibelanjakan di pedagang Pasar Bandungan, langkah ini kita sebut dengan “Nglarisi Pedagang”.

Sedangkan, yang memasak adalah ibu-ibu warga Dusun Ngasem, Desa Jetis. Disinilah sebagai ‘dapur umum’ sebelum kita semua terbagi dan terjun langsung membagikan paket makanan dan minuman kepada masyarakat. Para pedagang di Pasar Bandungan pun menyambutnya dengan sangat gembira, begitu juga ibu-ibu warga Ngasem,” ungkapnya.

Lanjutnya, aksi berbagi di hari peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 76 ini, rencananya sebagai agenda puncak yang boleh disebut ‘closing’. Namun, ternyata masa PPKM Darurat kembali diperpanjang, akhirnya aksi berbagi ini dilanjutkan. Dan ini tetap mendapat dukungan dari berbagai pihak yang selama ini bersama-sama terlibat. Diantaranya dari para seniman, organisasi NU, pengusaha, serta komunitas milenial dari semua kecamatan.

Untuk melaksanakan program berbagi yang dikemas dalam “Rakyat Bantu Rakyat” ini, dananya murni dari anggota GEMARI Kabupaten Semarang dan sama sekali kita tidak ada unsur politisnya. Intinya, kegiatan yang kita laksanakan ini murni aksi sosial dan merupakan salah satu bentuk kepedulian kepada sesama. Jika ada yang menilai, langkahnya berbagi dan peduli sesama ini ada unsur politisnya, hal itu adalah salah besar.

“Sekali lagi, saya tegaskan bahwa langkah berbagi ini murni aksi sosial. Bahkan, saya mempunyai landasan dalam bergerak bersama membantu sesama ini, seperti apa yang tersirat dalam kalimat ini ‘lebih baik bersama menyalakan lilin, daripada mengutuk dalam kegelapan’ dan kalimat ini benar-benar penuh makna,” tuturnya.

Sementara itu,  Bayu Septiawan (Ketua Karang Taruna Ngasem, Desa Jetis) membenarkan jika semua kebutuhan untuk mempersiapkan paket makanan dan minuman itu dibelanjakan di Pasar Bandungan. Serta, untuk memasaknya, melibatkan sebanyak 15 orang ibu-ibu warga Ngasem. Dalam menyiapkan sebanyak 1.945 paket tersebut, dibutuhkan waktu sehari semalam dan mereka melakukannya dengan senang dan iklas.

“Karang taruna dilibatkan dalam aksi yang dimotori GEMARI Kab Semarang ini, karena selama ini sudah terjadi sinergi dalam berbagai kegiatan sosial kemanusiaan.  Kita juga telah merencanakan aksi sosial berbagi ini dengan ‘menyentuh’ daerah atau wilayah pinggiran di Kabupaten Semarang ini,” ujar Bayu Septiawan didampingi Purnomo (anggota BUMDes Jetis). (Ak/El)