Home Hukum dan Kriminal Sambut Hari Kartini, Gelar Aksi Anti Narkoba di Jalan

Sambut Hari Kartini, Gelar Aksi Anti Narkoba di Jalan

Semarang, 21/4 (BeritaJateng.net) – Memperingati Hari Kartini 2016, komunitas perempuan, pelajar, mahasiswa, Wakil Walikota TNI dan POLRI bergabung menggelar aksi anti narkoba di Lapangan Simpang Lima Semarang.

Dengan membentangkan sepanduk, aktifis perempuan yang terdiri dari komunitas perempuan, pelajar, mahasiswa, TNI dan POLRI, mereka mengumandangkan perang terhadap narkoba di Kota Semarang dan sekitarnya. Tak hanya membentang spanduk anti narkoba, para aktifis ini juga membagikan bunga dan memasangkan Pin kepada masyarakat yang melintas di kawasan simpang lima Semarang.

Hevearita Gunaryanti Rahayu, Wakil Walikota Semarang yang ikut dalam aksi tersebut mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Polrestabes dalam memerangi narkoba di hari Kartini ini, karena narkoba ini sudah merajalela terutama secara nasional maupun khususnya di Kota Semarang. Dan memang dalam memerangi narkoba ini sudah melibatkan seluruh elemen dari pemerintah, polri, TNI dan instansi terkait.

“Untuk itu dalam mendukung pemberantasan narkoba ini perlu bantuan bersama dari lingkungan keluarga. Moment di Hari Kartini ini, bagaimana perempuan-perempuan di Kota Semarang, khususnya para Ibu untuk bisa membantu pencegahan narkoba dalam keluarga kecil mereka,” tuturnya usai mengikuti aksi hari kartini anti narkoba di lapangan Simpang Lima Semarang.

Menurut Ita panggilan akrabnya juga mengatakan bahwa sosok Kartini adalah seseorang perempuan yang bisa mendobrak visi misi, dimana seorang perempuan itu bisa sejajarkan dengan laki-laki di semua bidang, namun tetap mempunyai kodrat sebagai seorang Ibu. Sehingga antara karier dan sebagai ibu rumahtangga harus saling melengkapi.

Ita juga menerangkan bahwa untuk kegiatan memerangi narkoba, dalam SKPD Kota Semarang sudah menganggarkan, dan memulai dalam ibu-ibu PKK seluruhnya di Kota Semarang.

“Jadi kami melakukan sinkronisasi dalam tingkat SKPD dengan PKK untuk mencegah atau memerangi narkoba, sebab narkoba ini tidak pandang bulu di Kota, Desa, Kelurahan, Kecamatan dan tingkat lainnya. Dan PKK merupakan wakil dari pemerintahan yang paling kecil dalam tingkat rumah tangga,” terangnya. (BJ06)