Home Headline Salon Mesum di Solo Digrebek Warga

Salon Mesum di Solo Digrebek Warga

SOLO, 20/5 (BeritaJateng.net) – Puluhan anggota LUIS (Laskar Umat Islam Soloraya) lakukan penggerebegan di sebuah salon yang diduga adalah salon plus-plus yang berlokasi di jalan Adi Sumarmo, Komplang, Nusukan, Banjarsari, Solo.

Menurut Humas LUIS, Endro Sudarsono, sudah sejak beberapa waktu lalu pihaknya melakukan pantauan terhadap Salon J tersebut. Pihaknya mendapat laporan dari masyarakat yang curiga salon tersebut sebagian lokasi maksiat.

“Sebelumnya kami telah memberi peringatan agar salon tidak dijadikan bisnis maksiat,” ungkapnya Jumat, (20/5/2016).

Namun, lanjut Endro pemiliknya masih tetap nekat, hingga akhirnya diambil tindakan penggerebegan. Hasilnya ada empat orang PSK berhasil diamankan dan diserahkan ke Polsek setempat.

Empat PSK tersebut berinisial LN (27), M (41), SS (47) diduga sebagai mucikari, dan AA (24). Selain itu di lokasi juga ditemukan beberapa alat kontrasepsi yang dijadikan sebagai barang bukti.

Informasi yang di diperoleh, salon tersebut mematok harga tarif sekali kencan Rp. 250 ribu. Uniknya, setiap hidung belang yang akan menggunakan jasanya diwajibkan potong rambut, lulur, scrub untuk menyamarkan dengan tarif Rp. 100 ribu dan ditambah lagi Rp. 150 ribu untuk pelayanan plus-plus.

“Dua minggu lagi kita masih mendapat laporan dari masyarakat bahwa salon tersebut nekat jalankan bisnis salon plus. Buktinya saat digerebeg ada empat orang PSK dan beberapa alat kotrasepsi,” lanjut Endro.

Diwaktu yang sama, Ketua LUIS, Edi Lukito meminta Pemkot Solo untuk bersikap tegas dan segera mencabut izin usaha bagi pemilik yang terbukti menyalahgunakan ijin usahanya untuk bisnis maksiat.

“Bahkan sebelumnya bersama Pemkot Solo seluruh jajaran muspida Kota Solo melakukan sosialisasi dalam pemberantasan bisnis maksiat,” pungkasnya. (Bj24)