Home Ekbis Rusia Peluang Pasar Produk Indonesia

Rusia Peluang Pasar Produk Indonesia

kerajinan
Ilustrasi

Jakarta, 30/1 (Beritajateng.net) – Rusia merupakan peluang pasar besar produk Indonesia di kawasan Eropa Tengah dan Timur yang dapat dimanfaatkan pelaku bisnis Tanah Air untuk mengekspor produk seperti ikan dan hasil laut, kopi, mebel, minyak sawit hingga spa.

“Rusia dan negara-negara di kawasan Eropa Tengah dan Timur lain memiliki banyak peluang bisnis untuk masyarakat Indonesia,” kata Acting Direktur Eropa Tengah dan Timur Kementerian Luar Negeri Ibnu Hadi dalam siaran pers Kemlu yang diterima Antara di Jakarta, Jumat.

Ibnu Hadi menyampaikan hal ini dalam dialog bisnis bertema “Promosi Pasar Eropa Tengah dan Timur” yang diselenggarakan Direktorat Eropa Tengah dan Timur, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) di Kantor Kemlu, Jakarta, Kamis.

Senada dengan Ibnu CEO Lautan Niaga Jaya Hendra Sugandi, Rusia sangat berpotensi menjadi pasar bagi produk ikan Indonesia, seperti tuna. Untuk itu dia berharap negara pimpinan Presiden Vladimir Putin bisa memperluas akses untuk produk perikanan lokal.

Apalagi, Hendra melanjutkan, larangan impor terhadap sejumlah Unit Pelayanan Ikan (UPI) Indonesia sudah dicabut.

Pada kesempatan sama, Presiden Direktur PT Tehnika Ina, yang menjalin hubungan bisnis dengan perusahaan otomotif Rusia KAMAZ, menyampaikan rasa optimisnya terkait jalinan bisnis dengan negeri Beruang Merah. “Jangan tanggung-tanggung untuk berbisnis dengan Rusia,” ujar Panca.

Pada tahun 2013, total perdagangan Indonesia dengan negara-negara di kawasan Eropa Tengah dan Timur mencapai 6,5 miliar dolar AS, naik 0,87 persen dari tahun 2012.

Sementara itu, pada periode Januari Oktober 2014, total perdagangan Indonesia dengan kawasan tersebut tercatat sebesar 4,42 miliar dolar AS.

Sementara itu, dialog Promosi Pasar Eropa Tengah dan Timur yang diselenggarakan oleh Kementerian Luar Negeri Indonesia ini dihadiri oleh 22 perusahaan dari berbagai sektor yang beberapa di antaranya sudah menembus pasar Eropa Tengah dan Timur.

Perusahaan yang hadir tersebut diantaranya PT Indofood, PT Mustika Ratu, PT Gajah Tunggal, PT Indoexim Internasional, PT Comexindo, PT Tehnika Ina, PT Sanbe Farma, PT Kalbe Farma dan PT Lautan Niaga Jaya.

Dialog tersebut juga dihadiri Dubes RI untuk Serbia dan Montenegro, Harry RJ Kandou yang menjelaskan peluang bisnis di wilayah tugasnya serta Maruli Tua Sagala, mantan Dubes RI untuk Hongaria menyampaikan potensi kerja sama dengan Hongaria.

Acting Direktur Eropa Tengah dan Timur Ibnu Hadi menekankan pentingnya dialog bisnis seperti ini untuk mengimplementasikan pelaksanaan diplomasi ekonomi Indonesia.

Selain di Rusia, Ibnu menambahkan, negara-negara lain di kawasan Eropa Tengah dan Timur Ceko, Serbia dan Hongaria memiliki banyak peluang bagi para pelaku bisnis Indonesia.(ant/Bj02)