Home Headline Rumah Walikota Solo Kebanjiran

Rumah Walikota Solo Kebanjiran

Jalan depan rumah Walikota Solo yang juga kebanjiran
Jalan depan rumah Walikota Solo yang juga kebanjiran
Jalan depan rumah Walikota Solo yang juga kebanjiran

Solo, 20/2 (BeritaJateng.net) – Hujan deras yang mengguyur kota Solo membuat air sungai Bengawan Solo meluap dan membanjiri rumah. Hujan yang turun sejak Kamis siang (19/2/2015) hingga tengah malam tadi ketinggian air di Pos Pengawasan Jurug naik terus hingga mencapai status Siaga III.

Bahkan jalan di depan rumah pribadi Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo yang juga ikut terendam banjir.
Rumah pribadi Rudi yang berada di Kelurahan Pucang Sawit RT 2 RW IX ini ikut terendam karena lokasinya berada di depan Bengawan Solo yang dibatasi oleh tembok tanggul yang lumayan tinggi.

Meski sudah dibatasi oleh tembok pembatas, air yang berasal dari luapan anak Bengawan menggenangi jalan dan rumah pribadi Rudi yang lokasinya lebih rendah dibanding kediaman milik Walikota Solo.

Terpisah Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solo, Gatot Sutanto menyebutkan sebagian wilayah Solo terutama yang berada di wilayah bantaran terkena imbas melupanya Bengawan Solo.

“Sejak kemarin hujan turun, akibatnya sekitar pukul 01.00 WIB luapan air Bengawan Solo mulai menggenangi pemukiman warga di sekitar bantaran sungai, jelas Gatot di Solo, Jateng, Jumat (20/2/2015).

Gatot menyebutkan setidaknya ada 6 kelurahan yang terendam banjir, yakni Sangkrah, Joyontakan, Kedunglumbu, Gandekan, Semanggi, dan Pucangsawit. Lokasi yang paling tinggi genangan airnya setinggi 1 meter ada di RT 02 RW 02 Kampung Sewu.

“Dari data hitung cepat saat melakukan evakuasi pada dini hari tadi, jumlah pengungsi mencapai 743 KK. Namun untuk total jumlah jiwanya belum ada. Baru nanti dihitung jumlah total warga yang mengungsi,” lanjutnya lagi.

Lebih lanjut Gatot mengungkapkan sampai sejauh ini masih ada sebagian pemukiman yang masih terendam air dan belum surut.

“Kalau yang paling tinggi genangan airnya itu mencapai 1 meter di titik RT 02 RW 02 Kampung Sewu,” tandas Gatot.

Pantauan beritajateng.net lokasi jalan di depan rumah Walikota masih di penuhi genangan air lumayan tinggi. Dua truck tangki milik Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Solo dikerahkan untuk menyedot genangan air.

Sejumlah warga nampak sedang membersihkan perabotan yang sempat terendam banjir akibat sehari penuh diguyur hujan. Mereka juga membersihkan rumah, mengeluarkan sisa-sisa air yang masih tergenang.
(BJ24)