Home Lintas Jateng Rumah-rumah Di Area Pasar Kembang Kalisari Akan Dicat Warna-warni

Rumah-rumah Di Area Pasar Kembang Kalisari Akan Dicat Warna-warni

Walikota Semarang Hendrar Prihadi saat meninjau pengerjaan pasar Kembang Kalisari Semarang

Semarang, 1/12 (BeritaJateng.net) – Pemerintah Kota Semarang bakal menjadikan rumah-rumah kawasan perkampungan di Kalisari Semarang yang terletak di belakang Pasar Kembang bernuansa warna-warni.

“Ya, biar terlihat lebih cantik. Kan pasarnya (Pasar Kembang Kalisari, red.) sudah dibangun bagus, sungainya juga dibenahi,” kata Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi di Semarang, Rabu.

Hal tersebut diungkapkan Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi saat meninjau progres pembangunan Pasar Kembang Kalisari, Semarang, yang ditargetkan rampung pada akhir tahun ini.

Bahkan, kata dia, sudah ada salah satu perusahaan cat yang siap membantu menyediakan cat untuk mewarnai rumah-rumah di kawasan itu menjadi warna-warni, dan tinggal pelaksanaannya.

“Kami akan meminta bantuan kepolisian, TNI, warga pemilik rumah, dan warga sekitar untuk kerja bakti atau gotong royong untuk mengecat rumah-rumah di belakang (Pasar Kembang, red.),” katanya.

Konsep untuk “menyulap” kawasan perkampungan Kalisari itu, diakuinya, terinspirasi dari kawasan permukiman berwarna-warni yang ada di Kampung Wisata Jodipan, Malang, Jawa Timur.

“Di Brasil juga ada rumah berwarna-warni (Favelas, red.). Namun, ‘ga’ usah jauh-jauh, di Malang ada kampung warna-warni begitu yang ramai (dibicarakan, red.) di media sosial,” katanya.

Untuk pengerjaan, Hendi menginginkan segera dilaksanakan agar kawasan perkampungan itu terlihat “menyala”, namun harus menyesuaikan dengan kondisi cuaca karena masih musim hujan.

“Tinggal pelaksanaannya saja sebenarnya. Namun, sekarang ini kan masih hujan terus, karena kalau musim hujan (hasil, red.) jadi jelek. Ya, tunggu saja nanti kalau sudah siap,” pungkas Hendi.

Sementara itu, Kepala Dinas Tata Kota dan Perumahan (DTKP) Kota Semarang Agus Riyanto menyebutkan setidaknya ada sekitar 400 rumah di perkampungan Kalisari yang akan dicat berwarna-warni.

“Catnya sendiri sudah dapat. Tinggal teknisnya (pengecatan, red.) saja karena sekarang juga masih musim hujan. Ya, harapan kami pertengahan Desember sudah selesai kalau cuaca memungkinkan,” katanya. (Bj/EL)

Advertisements