Home Lintas Jateng Rumah Peninggalan PB X Segera Diperbaiki

Rumah Peninggalan PB X Segera Diperbaiki

images(32)

Solo, 21/11 (Beritajateng.net) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarata akan segera melakukan sejumlah perbaikan Dalem Joyokusuman yang merupakan bangunan rumah peninggalan penguasa Keraton Kasunanan Surakarta Pakoe Boewono (PB) X yang sekarang telah masuk bangunan cagar budaya (BCB).

Saat ini Dinas Tata Ruang Kota (DTRK) tengah menginventarisir sejumlah kerusakan yang terjadi. DTRK juga sudah mengajukan anggaran pemeliharaan BCB dalam pembahasan APBD 2015, kata Kepala DTRK Pemkot Surakarta Endah Sitaresmi kepada wartawan di Solo, Jumat.

Ia mengatakan, kerusakan yang terjadi di Dalem Joyokusuman memang cukup parah. Kondisi ini menurutnya wajar, karena sejak disitanya bangunan itu memang tidak ada seorang penjaga maupun pengurus yang merawat rumah peninggalan PB X itu.

Dikatakan dia, dari penijauan yang sudah dilakukannya, kerusakan terparah terjadi pada bagian atapnya. Sehingga, di tahun 2015 mendatang, perbaikan difokuskan bagian atap. “Yang rusak parah bagian atapnya sudah pada bocor, selain itu nanti juga menyasar pada bagian pendopo dan bagian belakang,” katanya.

Menyinggung mengenai alokasi dana perbaikan, ia mengatakan nominalnya tidak bisa disebutkan secara rinci karena menjadi satu pos anggaran pemeliharaan BCB. Meski begitu, dirinya memastikan sudah mengajukan pada pembahasan APBD 2015 mendatang.

Selain perbaikan bangunan, juga akan menyiagakan pejaga atau perawat bangunan. Agar nantinya, jika terjadi kerusakan maupun hal-hal yang tidak diinginkan langsung bisa dilaporkan kepada DTRK maupun pemerintah.

“Ya nanti juga akan kita tempatkan petugas untuk menjaga sekaligus merawat bangunan itu, karena selama ini tidak ada yang menjaga,” katanya.

Disinggung mengenai rencana pemanfaatan Dalem Joyokusuman sendiri, ia mengatakan masih belum bisa memastikannya. Karena ada beberapa konsep yang kemungkinan bisa diterapkan untuk pemanfaatan Dalem Joyokusuman. Mulai dari pusat budaya Solo atau pun untuk kegiatan lainnya.

Ia mengatakan, nantinya sebelum memutuskan pemanfaatannya, DTRK akan mengundang budayawan dan juga pihak terkait seperti Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) guna membahas pemanfaatannya.

Dikatakan hal ini agar nantinya, Dalem Joyokusuman juga bisa berimbas pada peningkatan wisatawan di Solo. “Kita akan bicarakan dengan para Budayawan, pariwisata, untuk mendapatkan masukkan pemanfaatan dalem Joyokusuman,” katanya.(ant/pj)

Advertisements