Home Hukum dan Kriminal Rumah Irsyad Digeledah Tim Gegana

Rumah Irsyad Digeledah Tim Gegana

Tim Gegana Brimob Jateng saat melakukan penggeledahan di rumah Irsyad, terdua teroris.
           KENDAL, 12/4 (BeritaJateng.net) — Tim Densus 88 Anti Teror bersama tim Gegana Brimob Jateng melalukan penggeledahan terhadap rumah milik Irsyad, terduga teroris. Yakni di dukuh Balong, Desa Randusari Rt 03/02, Kecamatan Rowosari. Hasilnya barang bukti sebanyak dua box berhasil diamankan.
          Penggeledahan dilakukan di rumah Irsyad yang memakan waktu lebih kurang dua jam, dari pukul 10:00 WIB-12:00 WIB. Lamanya penggeledahan mengingat rumah Irsyad yang cukup besar dan luas. Dari hasil penggeledahan, tim densus mengamankan dua box barang bukti.
         Kapolres Kendal AKBP Firman Darmasyah mengatakan penggelahan dilakukan untuk mencari barang bukti guna mengusut teroris yang terlibat dalam Jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang melakukan penembakan pos Polisi di Tuban, Jawa Timur.
          “Hasilnya ada dua kardus atau dua boks barang bukti berhasil diamankan. Untuk barang yang diamankan berupa apa, masih menunggu perkembangan dan penyelidikan Densus 88 Mabes Polri,” katanya.
          Irsyad ditangkap tim Densus 88 Anti Teror T Mabes Polri  pada Senin (10/2) lalu, sekira pukul 06:30 WIB.  Menurut Kepala Dukuh Balong, Kuncoro mengatakan jika penangkapan Irsyad tidak ada satupun warga yang mengetahui. Hal itu lantaran penangkapan dilakukan di Desa lain.
          “Penangkapan dilakukan di Dukuh Trondol, Desa Terate Mulyo, Kecamtan Weleri, yakni saat Irsyad dann istri pergi ke rumah tukang pijat. Yakni untuk memijatkan anaknya yang masih berusia satu tahun lantaran demam,” ujar Kuncoro.
          Sebagai Kepala Dukuh sekaligus tetangga, Kuncoro mengaku tidak menyangka jika Irsyad ada dugaan terlibat dalam jaringan teroris. Sebab keseharian, Irsyad tidak menunjukkan aktivitas yang mencurigakan.
           “Aktivitas keseharian ya seperti orang pada umumnya. Kerja sebagai jasa isi ulang air minum galon. Setiap hari juga selalu dirumah, mengantar dan menjemput anak-anaknya berangkat dan pulang sekolah,” tuturnya.
          Perihal ciri fisik penampilan Irsyad, diakuinya lebih kurang selama 10 tahun terakhir menunjukkan cara berpakaian ala golongan Islam garis keras. Seperti selalu menengakan celana cingkrang diatas mata kaki, memelihara jenggot hingga lebat dan panjang serta keningnya hitam. (sty/el)