Home Headline Ruko Milik H Jumali Terancam Dibongkar

Ruko Milik H Jumali Terancam Dibongkar

— Tak Berizin dan Langgar Garis Sepadan Jalan

Semarang, 17/5 (BeritaJateng.net) – Tak miliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) serta melanggar garis sepadan jalan, Ruko milik H. Jumali yang berada di Jalan Dr. Wahidin Semarang terancam dibongkar.

Hal ini disampaikan ketua Komisi C  DPRD Kota Semarang Kadarlusman di Balaikota Semarang. Sebelumnya, Komisi C telah melakukan inspeksi mendadak di ruko tersebut, namun pemilik ruko H. Jumali tak berada dilokasi sehingga dewan melayangkan surat pemanggilan kepada pemilik ruko.

Tak ada respon baik dari pemilik ruko, pasalnya dalam panggilan dewan tak dipenuhi Jumali. “Pemiliknya ndak dateng. Kami akan kirim surat pemanggilan kembali. Jika sudah tiga kali berturut-turut tak ada respon berarti yabg bersangkutan tidak punya itikad baik,” ujar pilus sapaan akrabnya.

Pilus menilai sikap Jumali terkesan nekat, pasalnya pemilik ruko bertingkat dua di jalan Dr. Wahidin itu sudah mendapatkan surat peringatan (SP) hingga tiga kali untuk melakukan pembongkaran sendiri. Bahkan bangunan tersebut pernah terpaksa di segel Satpol PP, namun tak lekas membongkar bangunannya.

“Dulu sudah pernah disegel. Dua tahun lalu sudah ada Surat Peringatan hingga tiga lalu, lalu pengerjaannya sempat dihentikan. Eh lah kok sekarang malah dilanjut lagi pembangunan,” papar politisi PDI Perjuangan ini.

Pilus mengaku telah merekomendasikan pembongkaran bangunan ruko tersebut kepada Dinas Tata Kota (DTK) dan Satpol PP kota Semarang.

“Berarti mereka tidak punya itikad baik, karena sudah diberi kesempatan untuk membongkar sendiri hingga 2 tahun tapi tidak dilaksanakan. Dalam waktu dekat akan kami desak untuk dilakukan pembongkaran, hal ini dilakukan agar ada efek jera dan agar nantinya tidak dilakukan pengembang-pengembang lain,” imbuhnya.

Seperti yang diketahui, bangunan ruko milik H. Jumali dibangun bertingkat tanpa izin (IMB) dengan melanggar garis sepadan jalan (mengambil tanah jalan). Bangunan ruko tersebut pernah disegel oleh Satpol PP dan menjanjikan akan membongkar sendiri bangunan tersebut, namun hingga saat ini bangunan ruko tak kunjung dibongkar malah dituntaskan pengerjaannya. (Bj05)