Home Ekbis Rudy : Pedagang Miliki SHP Segera Tempati Kios Pasar Darurat

Rudy : Pedagang Miliki SHP Segera Tempati Kios Pasar Darurat

Resmikan Pasar Darurat Klewer
Resmikan Pasar Darurat Klewer
Resmikan Pasar Darurat Klewer

Solo, 16/6 (BeritaJateng.net) – Bertepatan dengan Hari Jadi Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta yang ke 69 tahun, pasar darurat sementara Pasar Klewer resmi menempati lokasi baru di alun-alun utara (alut) Kraton Solo. 

Dengan jumlah sekitar 1.185 pedagang ditambah  sekitar 765 pedagang kaki lima (PKL) untuk sementara dijadikan satu di lokasi alun-alun utara kraton Solo.

Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo hadir untuk membuka secara resmi mengatakan bahwa perjuangan untuk membangun pasar darurat Klewer bagi para pedagang yang kiosnya terbakar bukanlah hal yang mudah.

“Namun karena dukungan dan motivasi yang tinggi, pasar darurat yang seharusnya selesai dalam waktu 90 hari pengerjaan. Namun akhirnya bisa selesai hanya dalam waktu 70 hari saja,” ucap Rudy saat memberikan sambutan dalam pembukaan pasar darurat Klewer., Selasa (16/6/2015).

Dengan begitu para pedagang yang akan  menempati lokasi baru saat menjelang bulan puasa bisa berjualan kembali dengan tenang dan nyaman dibanding lokasi pasar lama yang sesak dan berdesak-desakan. 

Bahkan Rudy juga melarang di sekitar lokasi pasar darurat PKL dan juga pedagang bermobil untuk berjualan. Pihaknya sudah meminta para petugas terus mengawasi sekitar lokasi.

“Setiap hari akan kita terjunkan petugas gabungan dari TNI/Polri dan  Satpol PP, Dishub untuk mencegah adanya pedagang mobil yang akan membuka dagangannya di pinggir jalan,” ungkapnya.  

Selain itu Rudy juga meminta kepada 
para pemilik kios  harus ikut menjaga dan mengamankan lokasi pasar darurat sementara. Selain itu  para pengemis dan juga pengamen dilarang keras untuk masuk dalam lokasi pasar darurat sementara di alun-alun utara. 

Dimana bagi pengamen mulai hari ini terang Rudy dilarang untuk mengamen masuk di lokasi pasar darurat Klewer sementara. Nantinya akan dicarikan solusi lainnya. Agar pedagang Klewer yang sedang prihatin tidak terganggu.  

“Agar para pengamen dan pengemis mengganggu transaksi jual beli para pedagang dan pembeli di pasar darurat ini,” lanjut Rudy.  

Rudy juga dengan tegas mengingatkan kepada para pedagang yang  sudah memiliki sertifikat hak pakai (SHP) kalau tidak menempati kios yang sudah dibangunkan SHPnya akan hangus dan tidak akan  mendapatkan kios yang ada di Pasar Klewer yang akan di bangun  

“Ini bukan arogan. Namun untuk mengimbangi jerih payah teman-teman sudah berjuang membangun pasar darurat ini,” pungkas Rudy. (BJ24)