Home News Update RSUD Semarang Tambah Fasilitas

RSUD Semarang Tambah Fasilitas

Walikota Hendrar Prihadi meninjau gedung rehab medik di RDUD Kota Semarang

Walikota Hendrar Prihadi meninjau gedung rehab medik di RDUD Kota Semarang

Semarang, 21/4 (BeritaJateng.net) – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Semarang berupaya melengkapi fasilitas kesehatan dengan menargetkan berbagai pembangunan seperti Instalasi Rehabilitasi Medik baru, Gedung Sadewa, Ruang ICU terpadu, pelayanan rawat jalan online dan Gedung Jantung Paruh.

“Seiring berjalannya waktu, masyarakat Kota Semarang membutuhkan fasilitas kesehatan canggih yang mampu memudahkan dan membantu proses pengobatan,” ujar Direktur RSUD Kota Semarang, Susi Herawati usai pelantikan dewan pengawas RSUD Kota Semarang.

Susi mengatakan, RSUD Kota Semarang menjadi satu-satunya Rumah Sakit Umum Daerah di Jawa Tengah yang memiliki Instalasi Rehabilitasi Medik sendiri.

“Memang masyarakat Kota Semarang selayaknya mendapatkan haknya mendapatkan fasilitas terbaik. Sehingga kami lengkapi rumah sakit ini dengan perlengkapan terbaik pula seperti rehabilitasi pool dan hubber tank untuk full terapi pasien stroke, kelemahan otot, polio, serta dilengkapi psikolog-psikolog yang ahli di bidangnya,” paparnya.

Menurutnya, RSUD Kota Semarang telah mengikuti rekomendasi Walikota untuk berkembang lebih hebat dalam rangka memenuhi pelayanan dan kebutuhan masyarakata kota Semarang.

“Kota Semarang merupakan pintu masuk sekaligus ibu kota provinsi, jadi masyarakat yang membutuhkan tidak harus kekota lain, bahkan kalau perlu yang dari luar kota juga bisa di upayakan berobat kesini,” katanya.

Pihaknya mengaku selalu utamakan pada pelayanan dan tenaga kesehatan, bahkan kedepan untuk pendaftaran rawat jalan bisa via phone atau online karena semakin banyaknya jumlah pasien yang selalu bertambah.

“Setiap harinya bisa 700 pasien rawat jalan, bahkan ada juga pasien yang rela antre dari jam 5 pagi, hal itu lah yang menggerakkan kami untuk memanusiakan mereka memberi fasilitas seperti kursi tunggu, program pendaftaran berobat secara online hingga pembangunan private wings yang rencananya akan dibangun tahun 2015 ini dengan anggaran senilai Rp. 45 miliar,” imbuhnya.

Ia menambahkan, seperti Gedung Nakula yang di bangun dengan APBD senilai Rp. 16 miliar yang memang merupakan gedung untuk kelas III. Namun menurut Susi, kelas III yang dimaksud ialah kelas III tanda kutip karena menggunakan AC dan fasilitas lain.

Rencananya, lanjut Susi, pada 2016 nanti akan di bangun juga gedung baru bernama Gedung Sadewa dengan anggaran senilai Rp. 30 miliar dan IBS ICU terpadu yang dianggarkan APBD senilai 75 miliar, gedung Jantung paru dengan anggaran senilai Rp. 47 milar yang dianggarkan pada tahun 2015 ini. Sementara untuk Instalasi Rehabilitasi Medik untuk gedung menelan dana Rp. 10 miliar, peralatan medis Rp. 10 miliar dan rencanya 2016 nanti aka nada penambahan anggaran dari Provinsi senilai Rp. 10 miliar.

Sementara itu, Walikota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, tahun lalu pihaknya mereskmikan ruang Nakula untuk pasien kelas III, tahun depan pihaknya akan menganggarkan 30 miliar lagi untuk melengkapi sebelahnya, jadi itu kan ruang bangunan Nakula, sebelahnya akan di bangun Sadewa.

“Sesuai permintaan masyarakat, kita akan bangun berbagai fasilitas kesehatan yang telah kita rencanakan seperti membangun Instalasi ICU, Jantung Paru, privat wings hingga gedung Sadewa. Ya harapannya ini Rumah Sakit punyanya warga kota Semarang yang bisa melayani warga Kota Semarang,” jelas Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi. (Bj05)