Home Lintas Jateng Rob Tinggi, Warga di Kawasan Pesisir Pantai Panik

Rob Tinggi, Warga di Kawasan Pesisir Pantai Panik

Cilacap, 12/6 (BeritaJateng.net) – Tingginya air laut pasang atau rob yang masih terjadi mulai menimbulkan keresahan dikalangan masyarakat yang bermukim dikawasan pesisir Pantai Selatan. Bentangannya mulai dari Cilacap Selatan hingga ke daerah Nusawungu.

Keresahan ini tak lepas dari beredarnya kabar miring melalui berbagai media sosial atau isu sebaran lain yang dalam beberapa hari terakhir merebak di masyarakat. Terakhir, kepanikan yang dialami warga dipinggiran Sungai Serayu Kesugihan dan disepanjang jalan menuju kawasan Pantai Bunto Adipala. Diantara kabar yang meresahkan itu dengan isu akan naiknya ketinggian air pasang hingga mencapai 8 meter.

Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama dengan aparat terkait pun menyikapinya dengan turun ke lapangan untuk menenangkan serta menyakinkan warga tentang kabar bohong tersebut.

Sementara di Kelurahan Tegalkamulyan Kecamatan Cilacap Selatan, sedikitnya 560 rumah warga masih terendam banjir rob. Setidaknya ada lima titik tanggul pantai di Tegal Kamulyan yang jebol. Akibatnya air masuk menggenangi rumah warga di sepanjang jalan Lingkar Cilacap, maupun areal kolam ikan, dengan ketinggian yang mencapai 70 cm.

Kepala BPBD Cilacap, warga yang terdampak banjir rob berada di wilayah RT 01 hingga RT 06 di RW 08 Kelurahan Tegalkamulyan Kecamatan Cilacap Selatan.

“Banjir sebagai dampak dari siklus tahunan ini menyebabkan gelombang tinggi dan mengakibatkan Tanggul Pantai Jebol di lima titik” ujarnya.

Menurutnya, warga terdampak langsung dievakuasi ke titik aman terutama untuk anak, ibu hamil, lansia dan cacat.

“Kami juga membuka Layanan dapur umum bagi pengungsi, dan melakukan penanganan darurat tanggul yang jebol dengan menggunakan alat berat, dibantu TNI/Polri serta warga dan relawan” ujarnya. (BJ33)