Home Hiburan Ribuan Warga Padati Acara Sesaji Rewanda di Goa Kreo

Ribuan Warga Padati Acara Sesaji Rewanda di Goa Kreo

Semarang, 13/7 (BeritaJateng.net) – Perayaan Sesaji Rewanda di kawasan Goa Kreo Semarang dipadati oleh ribuan warga yang dilaksanakan di obyek wisata Goa Kreo dan Waduk Jatibarang di Kandri, Gunungpati Semarang.

Peyaraan Sesaji Rewanda tersebut dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada para kera yang membantu Kanjeng Sunan Kalijaga saat mencari kayu di wilayah tersebut, dan konon dulu kala kayu tersebut dibuat pembangunan tiang di Masjid Agung Demak.

Prosesi kirab perayaan upacara tersebut melibatkan kurang lebih sekitar 300an warga setempat. Dengan menggunakan berbagai kostum unik ditampilkan dalam acara kirab tersebut, diantaranya yaitu anak-anak menggunakan kostum kera dan replika kayu jati.

Didepan replika kayu jati, dikawal 4 kera dengan warna kuning, merah, putih dan kuning yang melambangkan sebagai nafsu manusia. Dan kemudian disambung dengan rombongan rebana yang menyanyikan shalawat, selain itu dalam kirab tersebut juga terdapat gunungan berupa nasi bungkus atau sering disebut Nasi Golong atau Sego Kethek.

Gunungan berupa buah-buahan dan palawija pun diarak untuk sesaji para kera yang ada di Goa Kreo. Cuaca panas dan terik tidak membuat wisatawan yang datang enggan menonton kera untuk memakan gunungan buah. Mereka sabar menunggu hingga rombongan para kera datang menyerbu gunungan yang disajikan.

Sementara itu, Ketua panitia Sesaji Rewanda, Karyadi mengatakan, kegiatan ini rutin dilakukan saat bulan syawal, sebagai wujud rasa syukur warga kepada Tuhan dan merupakan napak tilas legenda Sunan Kalijaga saat mencari kayu untuk membangun masjid Agung Demak.

“Kegiatan ini rutin dilakukan di bulan Syawal sebagai sebagai rasa syukur kepada Tuhan, selain itu sebagai untuk mengenang legenda pembangunan masjid Agung Demak yang konon dibantu oleh para kera di goa ini,” tuturnya.

Dalam prosesi adat itu, Karyadi juga menambahkan ada prosesi rebutan Gunungan Sego Kethek (nasi kera,red) yang konon jika dimakan akan mendapatkan berkah.

“Gunungan nasi akan diperbutkan warga di plataran menuju Goa Kreo, Gunungan kali ini lebih besar dibandingkan tahun lalu kerena bertepatan dengan hari libur,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Semarang, Hevearita Gunaryati Rahayu, yang datang mewakili Walikota Semarang Hendar Prihadi dalam sambutannya mengatakan, jika Sesaji Rewanda merupakan sebuah prosesi adat yang bisa menjadi magnet untuk menarik wisatawan lokal maupun asing.

“Selain itu acara ini sebagai bentuk nguri-uri kebudayaan Jawa. Bahkan Kreo terkenal sebagai tempat wisata alam,” ungkapnya.

Menurut Wawalikota Semarang, adanya kegiatan ini juga bisa menjadi peluang dibidang ekonomi bagi masyarakat sekitar lantaran selain Goa Kreo, ditempat yang sama juga ada Waduk Jati Barang .

“Jelas bisa menjadi wisata andalan lantaran tempatnya yang masih asri, peluang dibidang ekonomi untuk warga juga besar. Adanya waduk juga bisa mengurangi banjir di Kota Semarang,” katanya.(BJ06)