Home Hukum dan Kriminal Resnarkoba Polres Kudus Berhasil Bekuk Kurir Narkoba

Resnarkoba Polres Kudus Berhasil Bekuk Kurir Narkoba

Tersangka kurir narkoba menunjukkan barang bukti kepada Kapolres Kudus AKBP M Kurniawan
Tersangka kurir narkoba menunjukkan barang bukti kepada Kapolres Kudus AKBP M Kurniawan
Tersangka kurir narkoba menunjukkan barang bukti kepada Kapolres Kudus AKBP M Kurniawan

Kudus, 12/6 (BeritaJateng.net) – Reserse Narkotika dan Obat Terlarang (Resnarkoba) Polres Kudus, Selasa (9/6) menangkap kurir sabu Muhajir Noor Akhsin (34) warga Desa Pasuruhan Lor RT 02/ RW 011, Kecamatan Jati Kudus.

Pelaku ditangkap di SPBU Matahari ketika menunggu orang yang hendak membeli serbuk haram tersebut.

Kapolres Kudus AKBP M Kurniawan didampingi Kasat Narkoba AKP AS Widhihatmoko dalam keterangannya mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berawal adanya informasi dari masyarakat.

Menurut informasi yang diterima, di sekitar SPBU tersebut sering digunakan orang tidak bertanggungjawab untuk transaksi narkoba.

”Hasil pemeriksaan labkrim, urine tersangka positip mengandung ampetamin. Sedangkan serbuk kristal yang dikuasai tersangka positip jenis sabu,” katanya saat gelar perkara di ruang Sat Narkoba Polres Kudus, Jumat (12/6) siang.

Menurut pengakuan tersangka, lanjutnya, sebelum ditangkap barang terlarang tersebut adalah milik Farid yang sedianya hendak diserahkan kepada Danang. Hanya saja, saat sedang menunggu Danang, polisi lebih dahulu menangkapnya.

Dalam kesempatan tersebut kapolres menghimbau bahwa narkoba jenis apapun tidak ada manfaatnya. Untuk itu, dia berharap siaapapun tidak mencoba mengkonsumsi narkoba karena akan merugikan kesehatan serta masa depan penggunanya.

”Narkoba jenis apapun tidak ada manfaatnya. Untuk itu, saya berharap kasus ini adalah yang terakhir terjadi di Kudus. Selain merugikan secara ekonomi, narkoba juga merusak kesehatan serta masa depan penggunanya,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut Kapolres juga menghimbau kepada warga Kudus, jika ada anggota keluarganya yang menjadi pecandu narkoba untuk melaporkannya ke Polres Kudus. Jika laporan tersebut dilakukan dengan kesadaran sendiri, Polres akan memberikan rekomendasi untuk direhabilitasi.

”Kalau dilaporkan ke Polres tidak akan dipidanakan tetapi direhabilitasi. Tetapi kalau ditangkap polisi, akan diproses secara hukum. Untuk pecandu yang direhabilitasi, identitasnya akan dirahasiakan,” tambah Kapolres.

Menurutnya, ada tiga lokasi untuk rehabilitaasi pecandu narkoba yakni di SPN Purwokerto, Ridam IV Diponegoro Megelang, dan Pusdik Bimas Banyubiru, Semarang. Selama proses rehabilitasi, tidak dipungut biaya alias gratis.

Sedangkan dua orang yang disebutkan tersangka yakni Farid dan Danang, saat sekarang sudah masuk daftar pencarian orang (DPO). Menurutnya, pihaknya sudah mengantongi identitasnya dan masih terus dalam pengejaran.

Tersangka dijerat melanggar pasal 112 ayat (1) atau pasal 127 ayat (1) huruf (a) UU RI nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Barang bukti yang disita diantaranya HP, sepeda motor, pipet, celana pendek, plastic klip berisi sabu, dan urine. (BJ12)