Home Lintas Jateng Red Karaoke Family ludes terbakar

Red Karaoke Family ludes terbakar

Boyolali, 2/12 (BeritaJateng.Net) – Tempat hiburan “Red Karaoke Family”, Jalan Kates Ngebong, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Selasa, ludes terbakar.

Tempat hiburan keluarga yang menempati gedung bekas kantor Perizinan Terpadu Boyolali tersebut mengalami kebakaran pertama diketahui oleh sejumah karyawannya saat masuk kerja, sekitar pukul 08.00 WIB. Dalam kejadian tersebut, tidak sampai ada korban jiwa.

Namun, para karyawan bersama warga setempat tidak mampu berbuat banyak karena api begitu cepat merembet dan menghanguskan tempat hiburan karaoke milik Riang Sudarsono (48) warga Banaran yang baru beroperasi sekitar 1,5 bulan itu.

Menurut saksi Widodo (35), warga setempat, warga melihat api sudah membesar dan dengan cepat membakar tempat hiburan karaoke itu hingga habis.

Namun, sejumlah mobil pemadam kebakaran, baik dari BPBD Boyolali, Bakorwil, maupun Pemkot Surakarta, yang tiba di lokasi beberapa saat kemudian mampu memadamkan api.

Menurut Kepala Polsek Kota Boyolali AKP Demianus Palulungan, kebakaran pertama diketahui oleh sejumlah karyawannya ketika masuk kerja sekitar pukul 08.00 WIB.

Para karyawan tersebut sempat curiga saat mencium bau plastik terbakar di ruang Rembo, tempat karaoke itu. Setelah itu, secara tiba-tiba kondisi listrik padam, dan asap mulai membesar dan kebakaran merembet ke mana-mana.

Anggota polsek bersama warga sekitar berdatangan berupaya memadamkan api, dan beberapa saat kemudian tiga unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi langsung memadamkan api.

Api yang membakar tempat hiburan tersebut baru mampu dipadamkan sekitar pukul 10.30 WIB. Akan tetapi, geduang seisinya ludes terbakar.

Pihaknya kemudian melakukan olah di tempat kejadian perkara, dan untuk sementara kebakaran penyebabnya diduga akibat korsleting listrik di ruang Rembo, tempat karaoke itu.

Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar satu miliar rupiah yang terdiri ats bangunan sekitar Rp150 juta ditambah peralatan karaoke mencapai sekitar Rp850 juta.

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Boyolali Kurniawa Fajar Prasetyo, peristiwa kebakaran di Red Karaoke Family itu mencapai 80 persen, dan tidak ada barang yang bisa diselamatkan. (ant/pri)