Home Lintas Jateng Razia Parkir Ricuh, Mulai Dari Adu Mulut Hingga Saling Tantang

Razia Parkir Ricuh, Mulai Dari Adu Mulut Hingga Saling Tantang

Suasana ricuh tampak saat dilakukannya razia parkir di jalan Pemuda.

Semarang, 6/4 (BeritaJateng.net) – Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) kota Semarang menggandeng Sabhara Polrestabes Semarang menggelar razia parkir di jalan-jalan protokol di kota Semarang, Rabu (6/4) siang.

“Menanggapi banyaknya komplain dari masyarakat khususnya pengguna jalan terkait pelanggaran parkir di jalan-jalan protokol kota Semarang, sehingga kami lakukan razia parkir,” ujar Koordinator Operasi Dihubkominfo Antonius Haryanto.

Beberapa tempat yang jadi sasaran razia yakni di jalan Pemuda, Jalan Gajahmada, Jalan Pandanaran dan Area Balaikota Semarang.

Pantauan BeritaJateng.net, di Jalan Pemuda tepatnya didepan Bangunan Print Word sempat terjadi kericuhan antara petugas dengan masyarakat.

Arif Ladeli, salah satu pekerja Print World merasa kecewa dengan perlakuan Dishubkominfo dan kepolisian. Menurutnya, petugas tersebut sewenang-wenang menilang dan menggembosi motor milik pengunjung tempat tersebut.

Salah satu pengunjung toko sempat adu mulut dengan petugas.
Salah satu pengunjung toko sempat adu mulut dengan petugas.

“Ini pelanggaran lalu lintas namanya. Kami tidak parkir di pedestrian kok. Ini kan masih lahannya Print World, masa’ tiba-tiba ditilang dan digembosi,” ujar Arif.

Salah satu pemilik kendaraan yang kena tilang, Erik (34) menyayangkan sikap Dishubkominfo dan Polisi yang dinilainya arogan. “Saya tadi minta form biru katanya gak ada, malah dikasih form merah. Ini kan kayak ‘cari-cari’,” ujar Erik tampak Emosi.

Emosi semakin memuncak tatkala motor yang parkir di halaman toko digembosi petugas. Adu mulut terjadi antara petugas dengan pemilik kendaraan. “Ini masih lahan toko, bukan pedestrian. Kok motornya digembosi semua,” teriak pegawai toko.

Petugas tetap bersikukuh bahwa lahan parkir yang digunakan tersebut merupakan pedestrian. “Mana buktinya ini lahan kalian. Kalau punya bukti tunjukkan. Jangan main protes. Ini tuh masuk pedestrian, makanya kami tilang,” teriak salah satu petugas Dishub.

Petugas Dishub dan Sabhara menyudahi perdebatan dan meninggalkan lokasi tanpa itikad baik memberi penjelasan kepada pemilik kendaraan. “Loh, gimana ini, malah Dishubnya kabur,” teriak Erik dengan nada geram. (Bj05)