Home Hukum dan Kriminal Ratusan Warga Datangi PN Kawal Kasus Pembunuhan

Ratusan Warga Datangi PN Kawal Kasus Pembunuhan

image

Solo, 17/11 (Beritajateng.net) – Ratusan warga targabung dalam Persaudaraan Setia Hati (SH) Teratai mendatangi Pengadilan Negeri Surakarta, Senin, untuk mengawal proses hukum terdakwa kasus pembunuhan Danang Rusbianto (23) warga Gumantar RT 08/04 Pelem Gadung Karangmalang Sragen.

Ratusan kelompok Persaudaraan SH Teratai tersebut dengan mengenakan seragam perguruan pencak silat mereka hitam-hitam datang dari berbagai daerah untuk mengikuti persidangan kasus pembunuhan dengan terdakwa Asep Buchori (21) dan Lutfi Tedjo Putranto (33) warga Jalan Kalingga Utara, Kelurahan Kadipiro RT 08/RW 04, Banjarsari, Solo.

Menurut Surtono selaku Dewan Pertimbangan Persaudaraan SH Teratai Sragen, kedatangan warga Persaudaraan SH Teratai di PN Surakarta ini, tidak ada yang menyuruh, tetapi mereka hanya menunjukkan solidaritas dengan rasa persaudaraan simpati terhadap korban yang merupakan anggotanya.

“Kami ke PN mengawal proses hukum terhadap dua terdakwa yang hanya dinilai didakwa pasal penganiayaan, bukan kasus perencanaan pembunuhan,” kata Surtono.
Selain itu, warga Persaudaraan SH Teratai mendatangi PN dengan tujuan untuk memberikan dukungan moral terhadap keluarga korban atas meninggalnya warga SH Teratai Danang Rusbianto yang merupakan atlet pencak silat andalan Kabupaten Sragen.

Menurut dia, ada seribuan warga SH Teratai yang hadir di PN untuk mengikuti sidang kasus pembunuhan tersebut. Mereka datang dari berbagai daerah seperti Sragen, Solo, Karanganyar, Boyolali, Klaten, Wonogiri, Sukoharjo, dan juga dari Jawa Timur.
Menurut Surtono, mereka akan mengikuti persidangan dengan tertib atau sesuai peraturan hukum yang berlaku. Mereka hanya tidak terima jika terdakwa hanya dikenai pasal penganiayaan hingga meninggal dunia.

“Karena, terdakwa melakukan dengan diawali dengan perkelahian. Terdakwa melakukan itu, dengan cara direncanakaan,” kata Surtono.

Namun, Kepolisian Resor Kota Surakarta yang mengamankan jalan persidangan di PN, langsung melakukan penjagaan ketat agar proses hukum berjalan lancar dan aman.

Petugas Polresta Surakarta melakukan negosiasi dengan warga SH Teratai dan hanya mengizinkan perwakilan 20 orang mengikuti di ruang persidangan, sedangkan lainnya menunggu di halaman PN dengan penjagaan ketat.

Kepala Polresta Surakarta Kombes Pol Iriansyah langsung turun ke lapangan memimpin pengamanan jalannya persidangan di PN Surakarta tersebut.
Menurut Kombes Pol Iriansyah, pihaknya menurunkan pasukannya untuk melakukan pengamanan jalannya persidangan kasus pembunuhan di PN tersebut agar berjalan nyaman, aman, dan lancar sesuai yang diharapkan semuanya.

“Sekitar 300-an anggotanya yang turun mengamankan jalannya persidangan. Mereka dari Satuan Dalmas Polresta, dan didukung anggota Polsek-Polsek di Surakarta,” katanya.

Menurut Kapolresta, pihaknya selalu melakukan antisipasi jika munculnya massa. Pihaknya hanya menunjukkan kepada mereka bahwa polisi sudah berbuat dan berhasil menangkap tersangka dan kini sedang pelaksanaan proses hukum.

“Kita sudah percayakan kepada penegak hukum dan tidak boleh melakukan hukum rimba. Hal ini sebuah pembelajaran saja,” kata Kapolresta.(ant/pj)