Home Ekbis Raskin Tak Layak Konsumsi, Bupati: Bulog Harus Tanggung Jawab

Raskin Tak Layak Konsumsi, Bupati: Bulog Harus Tanggung Jawab

704
Distribusi beras Bulog

Karanganyar, 28/6 (BeritaJateng.net) – Pasca penemuan jatah beras untuk rakyat miskin (raskin) di Bulurejo, Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar yang berwarna kuning, berbau apek dan ada kutunya, Bupati memerintahkan masyarakat yang menerima agar mengembalikannya ke gudang Bulog.

“Jangan mau menerima beras yang jelek. Kembalikan saja, dan Bulog bertanggungjawab menggantinya termasuk biaya angkut pengembalian beras,” jelas Juliatmono, Selasa (28/6).

Seperti pemberitaan yang beredar, jatah beras raskin untuk warga Bulurejo, Gondangrejo yang masing-masing KK mendapatkan jatah 15 kilo ternyata tidak layak konsumsi.

Sementara itu, Kepala Bulog Subdivre III Surakarta, Muhammad Rizal Mulyawan Latief meminta kepada warga agar segera melaporkan dan mengembalikan jatah beras yang lama dan akan diganti.

Rizal menyampaikan pihaknya sudah melakukan prosedur untuk menyortir beras sebelum sampai ke tangan yang menerimanya. Namun karena banyaknya karung beras yang ada di gudang Bulog kemungkinan ada yang terlewat dan petugas juga repot jika harus memeriksa seluruh karung beras yang ada dalam gudang.

Selain penyimpanan beras di gudang, ada beberapa faktor yang juga bisa mempengaruhi kualitas  beras seperti cara penanaman, proses pemupukan juga proses penggilingan.

Sementara itu jatah raskin warga yang tidak layak konsumsi kebanyakan langsung dijual oleh warga. Meski warga harus menambah uang lagi untuk mendapatkan beras dengan kualitas yang lebih bagus meski harganya lebih mahal.

Selama ini warga membeli jatah beras raskin sebanyak 15 kilogram dan dibeli warga dengan harga Rp 1.600/kilogram. Untuk 15 kilo beras raskin warga membelinya dengan harga Rp. 24.000. (Bj24).

Advertisements