Home Hukum dan Kriminal Ransel Yang Diduga Bom Di Boyolali Ternyata Berisi Speaker Aktif

Ransel Yang Diduga Bom Di Boyolali Ternyata Berisi Speaker Aktif

Ransel Yang Diduga Bom Di Boyolali Ternyata Berisi Speaker Aktif

Semarang, 29/12 (BeritaJateng.net) – Tim Penjinak Bom Gegana Den C Brimob Banjarsari Surakarta akhirnya melakukan peledakan atau discapsel tas ransel warna hitam yang diduga bom yang diletakkan di depan kantor kecamatan Boyolali, Rabu (28/12).

Dalam peledakan, diketahui ransel hitam yang diduga berisi bom ternyata berisi satu unit speaker aktif berwarna hitam.

Dari hasil penyelidikkan dilapangan polisi telah mendapatkan informasi bahwa pemilik tas ransel warna hitam yang mencurigakan tersebut ialah Galih Supriyanto (27) salah satu pekerja di warung Senada yang berjualan di depan Kelurahan Banaran alamat Jl. Pandanaran Kec/Kab. Boyolali.

Berdasarkan keterangannya saat pemeriksaan di Sat Intelkam Polres Boyolali, ia menceritakan kronologis kejadian.

Galih pada pukul 15.30 WIB datang ke warung Senada milik Aji yang berlokasi di depan Kelurahan Banaran alamat Jl, Pandanaran Kec/Kab. Boyolali.

Tas ransel hitamyang diduga berisi bom ternyata hanya berisi speaker aktif
Tas ransel hitamyang diduga berisi bom ternyata hanya berisi speaker aktif

Pada pukul 02.30 WIB, Galih berkemas-kemas akan menutup warung tersebut bersama dengan Hendra Junianto (salah satu rekan kerja) dengan mengemasi speaker aktif yang dimasukkan di dalam tas ransel warna hitam milik Galih.

Selanjutnya tas tersebut ditaruh oleh sdr. Hendra dibelakang tulisan Kelurahan Banaran (pintu masuk kelurahan Banaran).

Pukul 04.00 WIB, Galih bersama dengan Hendra selesai berkemas-kemas selanjutnya karena Tas ransel warna hitam tersebut di taruh disamping beronjong dan tidak kelihatan sehingga tertinggal. Pukul 04.10 WIB, Hendra mengendarai sepeda motor Honda Beat warna hitam dan Galih mendorong gerobak untuk dititipkan ke lokasi Pabrik kayu.

Selanjutnya Galih dan Hendra pulang ke rumah Aji yang beralamat di Dukuh Ponco Budoyo RT.04/01 Kel. Pulisen Kec/Kab. Boyolali. Mereka lantas menurunkan barang dagangan dan pulang ke rumah masing-masing.

Pukul 09.30 Wib, Aji diberitahu oleh Kakaknya bahwa di depan Kantor kelurahan Banaran ada Bom, selanjutnya Aji mendatangi lokasi untuk melihat dan sampai dilokasi sudah di police line oleh Polisi.

Pukul 10.00 Wib, Aji datang kerumah Hendra dan Galih menyampaikan bahwa di depan Kantor Kelurahan Banaran di temukan tas ransel warna hitam yang diduga Bom, selanjutnya Aji menanyakan tas ransel warna hitam yang isinya speaker aktif tersebut kepada Galih dan Hendra, setelah di cek kerumah ternyata tas ransel warna hitam tersebut tidak ada.

Pukul 10.30 Wib Galih dan Hendra melapor ke Polsek Boyolali Kota bahwa tas ransel warna hitam yang berisi speaker aktif yang berada di Kelurahan Banaran yang diduga Bom tersebut adalah milik warung makan Senada. (EL)

Advertisements