Home Headline Rahayu Saraswati Digadang Maju Sebagai Calon Gubernur Jateng 2018

Rahayu Saraswati Digadang Maju Sebagai Calon Gubernur Jateng 2018

1027
Rahasyu Saraswati (Foto:Istimewa)

SEMARANG, 20/7 (Beritajateng.net) – Keponakan Ketua Umum Gerindra Pranowo Subianto, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo muncul dalam radar partai untuk meramaikan bursa Pilgub Jateng 2018 mendatang. Perempuan yang biasa disapa Saras ini diminta untuk segera mengorbitkan namanya meski sudah sukses terpilih menjadi Anggota DPR RI Dapil IV Jateng.

Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jateng, Sriyanto Saputro menjelaskan, sudah ada tiga nama dari internal yang muncul. Selain Saras dan Ketua DPD Gerindra Jateng Abdul Wachid, ada Wakil Ketua Umum Gerindra kelahiran Kabupaten Kudus, Ferry Juliantono. Untuk calon dari eksternal, sudah muncul dua nama. Yaitu Sudirman Said dan Kukrit Suryo Wicaksono.

“Munculnya nama-nama itu membuktikan bahwa Pak Wachid punya jiwa demokratis. Memberi kesempatan yang lain, tidak ngangkangi sendiri,” ungkap Ketua Desk Pilkada Partai Gerindara ini, Kamis (20/7).

Langkah yang akan segera diambil DPD Gerindra Jateng, jelas Sriyanto, pada bulan September mendatang pihaknya akan melakukan survei untuk mengetahui popularitas dan elektabilitas masing-masing nama tersebut. Hasil survei tersebut bisa menjadi acuan ketua umum partai untuk mendapuk satu nama.

Ada juga mekanisme fit and proper test yang juga menjadi bahan pertimbangan. “Kalau soal sosok yang diajukan di Pilgub, DPP punya kewenangan penuh,” katanya.

Karena itu, Sriyanto mengimbai kepada seluruh nama tersebut untuk segera melakukan sosialisasi ke sejumlah daerah di Jateng. “Kalau Pak Wachid kan sudah sejak beberapa waktu lalu melakukan sosialisasi” imbuhnya.

Mengenai mekanisme pendaftaran, Sriyanto mengaku belum memikirkannya. Saat ini masih fokus melakukan komunikasi dengan sejumlah partai lain untuk menjalin koalisi. Sebab Gerindara hanya punya 11 kursi di DPRD Jateng. Artinya, butuh mimimal 9 kursi lagi untuk memenuhi syarat mengikuti Pilgub.

“Kami sadar, kursi kami kurang. Jadi tidak mesti buka pendaftaran. Yang penting komunkasi politik dengan partai lain,” bebernya.

Dijelaskan, hingga saat ini belum ada pengerucutan partai koalisi. Masih banyak partai yang terus diajak komunikasi. Seperti PKB, PKS, PAN, Golkar, hingga Demokrat. Sriyanto pun mengaku posisi calon gubernur tidak harus berasal dari kader Gerindra.

(NK)