Home News Update Puluhan Warga Dibayar Untuk Demo Tuntut Hevearita Mundur Dari Pemilukada

Puluhan Warga Dibayar Untuk Demo Tuntut Hevearita Mundur Dari Pemilukada

Semarang, 6/8 (BeritaJateng.net) – Puluhan warga yang tergabung dalam Massa Aliansi LSM Anti Korupsi atau Aligator menggelar aksi demo di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang, mereka menolak pencalonan Wakil Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti (Ita) dalam Pemilukada Kota Semarang.

Anehnya meski Koordinator lapangan dengan lantang menyuarakan penolakan Ita untuk menjadi bakal calon wakil walikota Semarang namun beberapa warga yang kebanyakan dari warga Layur Semarang Utara justru tidak mengetahui apa yang sedang dilakukannya.

Bahkan salah satu warga yang enggan disebut namanya mengaku mendapat bayaran 30 ribu rupiah untuk ikut demo di depan kantor KPU kota Semarang.

Sementara itu, Koordinasi Lapangan Aliansi LSM Anti Koruptor Sucipto membantah adanya massa demo yang dibayar per orangnya 30 Ribu rupiah.

“Warga yang hadir dalam massa ini merupakan potret masyarakat pinggiran,” ujar Sucipto.

Dalam tuntutannya massa Aligator salah satunya menolak Bakal Calon Walikota Hevearita Gunaryanti dan meminta partai pengusung mengganti calon lain yang lebih berkualitas dan tidak terindikasi kasus korupsi.

“Rekam jejak Hevearita Gunaryanti yang gagal dalam mengelola PT SPHC sebagai perusahaan BUMD Milik Provinsi Jateng atas dasar BPK RI Jateng Tahun 2011-2013 terhadap operasional PT SPHC sebagai anak perusahaan PT SPJT adalah dasar kami melakukan aksi,” katanya.

Menurutnya, calon wakil walikota harus bersih dari dugaan korupsi mempunyai sikap berani dan jujur serta mendapat rekomendasi dari kejaksaan bahwa bersih dari korupsi. (Bj)