Home Lintas Jateng Puluhan pendemo Tagih janji Bupati Kendal

Puluhan pendemo Tagih janji Bupati Kendal

Bupati Kendal saat berdialog dengan para pendemo di alun-alun Kendal.

Kendal, 30/6 (BeritaJateng.net) – Ditengah suasana memasuki arus mudik Lebaran Tahun 2016, di Alun-alun Kendal justru diramaikan dengan puluhan para pengunjuk rasa yang menagih janji Bupati Kendal, Kamis (30/6).

Hal ini sebagaimana disampaikan Kordinator Demo, Imam Subagyo yang dalam orasinya meminta Bupati Kendal agar segera merealisasikan janji-janji saat kampanyenya.

“Kami unjuk rasa disini hanya ingin Bupati Kendal segera merealisasikan janji-janji kampanyenya,” ujarnya.

Bahkan Imam pun menegaskan jika saat ini Pemerintah Kabupaten Kendal masih belum bebas dari praktek makelar dan korupsi, nyatanya masih ada para pejabatnya yang tersandung kasus korupsi. Namun sangat disayangkan mereka masih menduduki jabatannya. “Bupati mestinya segera mencopot pejabat yang korupsi,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Kendal, Mirna Annisa justru menghampiri para pendemo dengan mengajak dialog mereka sambil membaca satu persatu tulisan di Pamplet yang dibentangkan para pendemo.

“Anda sudah bersama kenal saya, kok menganggap ‘pemimpin Sombong’,” ujar Mirna kepada seorang Pendemo yang tersipu malu.

Selanjutnya Mirna pun mengajak para pendemo untuk bicara di kantor, karena kebetulan ada tamu dari PT Djarum di kantor.

”Ayo kita ngomong dikantor aja, sudah ya.. Kendal damai,” imbuhnya sambil meninggalkan para pendemo yang diikuti pejabat lainnya.

Ditempat terpisah Para Tokoh Kendal menilai Aksi Demo ini merupakan hak azasi manusia di alam Demokrasi untuk mengungkapkan pendapatnya dimuka umum yang sesuai dengan undang-undang No. 9 Tahun 1998 tentang menyatakan pendapat dimuka umum.

”Siapapun warga Negara dilindungi undang-undang untuk menyatakan pendapatnya dimuka umum, dan yang menghalang-halanginya bisa dipidana satu tahun penjara,” tuturnya melalui handphonenya.

Namun Tokoh Kendal tersebut pun menyayangkan aksi unjuk rasa tersebut hanya dilakukan puluhan orang, mestinya kalau Masyarakatnya semakin sadar akan perubahan dan Kemajuan Kendal aksi seperti ini bisa diikuti banyak orang.

“Wah dah bagus aksinya, namun hanya puluhan orang. Besok perlu dikordinasikan dengan para sesepuh Kendal,” imbuhnya.

Dalam Pantauan Media ini, semenjak Bupati Kendal Mirna Anisa dilantik sebagai bagian yang tak terpisahkan dari hasil Pilkada serentak di Jawa Tengah. Maka masyarakat pun merasa terpilihnya Mirna sebagai ikon perubahan Kendal kea rah lebih baik, namun sementara ini banyak sebagian Masyarakat justru mengeluh dengan kepemimpinannya yang belum menampakan perubahan secara signifikan baik dibidang perbaikan infrastruktur maupun dalam pemerintahan dan kehidupan social kemasyarakatan. Bahkan kabarnya hingga kini pun Bupati dan Wakil Bupatinya belum bisa akur dalam menjalankan amanat pemerintahan Kendal. Hal ini telah  memicu pesimistis penilaian Masyarakat Kendal yang bisa semakin jauh dari harapannya untuk Kendal lebih maju. (bj)