Home Lintas Jateng Puluhan Buruh Gelar Demo Tuntut Jaminan Pensiun

Puluhan Buruh Gelar Demo Tuntut Jaminan Pensiun

image

Semarang, 8/6 (BeritaJateng.net) – Puluhan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kota Semarang menggeruduk Balaikota Semarang dan menuntut adanya jaminan pensiun.

Aksi damai yang digelar di depan Gerbang Balaikota Semarang ini merupakan bentuk kekecewaan pada pemerintah karena UMK yang diterima dirasa kurang layak untuk kota besar seperti Semarang ini.

“Pemerintah belum melaksanakan amanat undang-undang tentang program jaminan pensiun. Kenaikan UMK yang dilaksanakan dua tahun sekali juga pasti terlambat dengan inflasi,” terang salah seorang orator, Zaenal Abidin.

Dengan upah yang sekarang mereka terima, buruh mempertanyakan apakah anak dan keluarganya hidup layak. “Bagaimana anak kita bisa sekolah tinggi untuk jadi pejabat jika kita tidak mampu membayar biaya pendidikan yang tinggi,” tanya dia.

Selain menuntut jaminan pensiun, para buruh dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kota Semarang menginginkan adanya upah yang layak. Mereka bahkan menantang wali kota untuk hidup dengan bayaran bulanan mereka.

“Kalau upah kita sekitar Rp 1,6 juta dirasa layak, coba wali kota hidup dengan sejumlah uang tersebut. Apakah mampu?” kata ketua Dewan Pimpinan Cabang FPSMI Kota Semarang, Muhron.

Massa juga ingin bertemu dengan wali kota untuk menjelaskan langsung permasalahan mereka namun gagal dikarenakan Hendrar Prihadi sedang berada di luar kota.

Setda Kota Semarang, Adi Tri Hananto akhirnya keluar menghadapi puluhan buruh yang melakukan aksi di depan Gerbang Balai Kota pada Senin (8/6) siang. Adi meminta permohonan maaf karena ketidakhadiran wali kota saat ini.

“Tentu kami akan mengomunikasikan dengan pihak terkait untuk masalah jaminan pensiun dan upah layak. Wali Kota besok baru pulang. Akan diagendakan audiensi dengan teman-teman buruh secepatnya,” kata dia. (BJ05)