Home Lintas Jateng Puluhan Buruh Dari Cepu Berunjuk Rasa Di Depan Kantor Pemda

Puluhan Buruh Dari Cepu Berunjuk Rasa Di Depan Kantor Pemda

Aksi unjuk rasa di depan Pemda Kabupaten Blora
Aksi unjuk rasa di depan Pemda Kabupaten Blora
Aksi unjuk rasa di depan Pemda Kabupaten Blora
Blora, 28/4 (BeritaJateng.net) – Para Buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Kontrak Pertamina Cepu (SPKP Cepu) dan Federasi Serikat Buruh Migas (FSB Migas) menggelar unjuk rasa di depan Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Blora, Selasa (28/4) siang.
Koordinator lapangan, Agung Pujo Susilo mengatakan, aksi demo kali ini menuntut penghapusan sistem kerja kontrak/Ourchosing, karena ini adalah bertentangan dengan UU ketenaga kerjaan, Menolak politik upah murah yakni kami menuntut Kenaikan Upah buruh karena belum ada kenaikan upah pokok padahal sudah ada kenaikan UMR. Menolak PHK, Union Busting dan kriminalisasi anggota.
“Laksanakan dan berikan Hak-hak buruh. BPJS dalam penetapannya masih belum sesuai dengan aturan. Tangkap, adili dan penjarakan pengusaha nakal. Tolak privatisasi Bangun industri nasional untuk kesejahteraan rakyat. Turunkan harga kebutuhan pokok,” ujarnya.
Agung juga meyerukan, Tolak kenaikan harga BBM yang berimbas pada kenaikan kebutuhan pokok. Selamatkan Pertamina atau sektor migas dari sistem kerja operasi (KSO) yang tidak konsisten. Infrastruktur yang mana pembangunan saat ini kurang maksimal dan masih adanya ketidak adilan.
“Kesejahteraan buruh secara menyeluruh (bukan perorangan), Kemerosotan produksi migas Jangan smpai ada kemerosotan produksi yang nanti akan berpengaruh pada kesejahteraan buruh.Pengawasan dinas tenaga kerja agar segera turun kelapangan dan menyikapi segala permasalahan yang ada,” serunya dengan nada penuh semangat.
Setelah melakukan orasi di depan Kantor Pemkab Blora, Pukul 10.30 WIB massa bergerak menuju Kantor DPRD Blora, dan langsung ditemui oleh Sutikno (Kepala Bagian Legeslasi Sekwan). Sayangnya saat orasi berlangsung di Depan Kantor DPRD Blora pimpinan berada di Jakarta dan anggota sedang melaksanakan studi Banding ke luar kota.
“Agar nanti membuat surat resmi sehingga dapat diterima oleh DPRD Kabupaten Blora, Kami mohon maaf bila ada kekurangan dalam menyambut dan keterbatasan kita,” kata Sutikno. (BJ31)