Home Headline Puluhan Batang Kayu Jati Ilegal Diamankan Polisi

Puluhan Batang Kayu Jati Ilegal Diamankan Polisi

jati ilegal

Cilacap, 13/2 (BeritaJateng.net) – Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Cilacap, Jawa Tengah, mengamankan 41 batang kayu jati yang diduga ilegal karena tidak dilengkapi dengan surat-surat yang sah.

“Kayu tersebut kami amankan dari sebuah truk berpelat nomor R-1889-FK yang dikemudikan EKR (34), warga Dusun Ngemplak, Kelurahan Sekarsuli, Kecamatan Klaten Utara, Kabupaten Klaten,” kata Kepala Polres Cilacap Ajun Komisaris Besar Polisi Ulung Sampurna Jaya di Cilacap, Jumat.

Ia mengatakan bahwa kasus tersebut terungkap atas kecurigaan anggota Satreskrim yang sedang melaksanakan patroli Kring Serse.

Dalam hal ini, kata dia, anggota Satreskrim mencurigai sebuah truk yang bermuatan kayu melintas di Jalan Raya, Desa Prapagan, Kecamatan Jeruklegi.

Oleh karena itu, lanjut dia, petugas segera menghentikan truk tersebut dan memeriksa surat-surat kelengkapan kayu.

“Ternyata 41 batang kayu jati berbentuk balok dengan ukuran panjang 3-4 meter itu tidak dilengkapi surat keterangan yang sah sehingga petugas membawa truk beserta muatannya dan sopir ke Polres Cilacap guna penyidikan lebih lanjut,” katanya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, kata dia, EKR mengaku membeli kayu tersebut dengan harga Rp3,5 juta per meter kubik dan rencananya akan digunakan untuk membangun rumah di Klaten.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, lanjut dia, EKR ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tindak pidana mengangkut, menguasai, atau memiliki hasil hutan yang tidak dilengkapi bersama dengan surat keterangan sahnya hasil hutan.

Menurut dia, hal itu tercantum dalam Pasal 12 huruf e, l, dan m Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.

“Sesuai pasal tersebut, tersangka diancaman hukuman pidana penjara minimal satu tahun dan maksimal lima tahun serta denda minimal Rp500 juta dan maksimal Rp2,5 miliar,” katanya. (ant/BJ)