Home Ekbis PT. Sidomuncul Pupuk Nusantara Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

PT. Sidomuncul Pupuk Nusantara Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

IMG_8917

Semarang, 30/7 (BeritaJateng.net) – Untuk mendukung program ketahanan pangan nasional, PT Sidomuncul Pupuk Nusantara produksi pupuk organik.

Hal itu disampaikan Sofyan Hidayat selaku salah satu Komisaris PT. Sidomuncul Pupuk Nusantara saat menggelar pameran dan promo pupuk di Akpol, Kamis (30/7).

Menurutnya, dengan menggunakan Sidomuncul Pupuk Nusantara ini tanah yang sudah mati akibat industri dapat hidup kembali.

“Program kami ini mendukung program pemerintah. Pak Jokowi menginginkan negara ini menjadi negara pertanian. Untuk itu kita punya pupuk organik luar biasa yang bisa ¬†menghidupkan tanah yang sudah mati akibat industri, sehingga menjadi subur kembali,” kata Sofyan.

Sofyan menambahkan semua tanaman bisa menggunakan pupuk ini mulai dari tanaman pangan seperti jagung, padi, dan kedelai.

“Selain itu juga bisa digunakan untuk perkebunan tanaman yang lain,” tambahnya.

Lebih lanjut Sofyan menuturkan untuk uji coba pupuk ini sudah menjangkau sampai dalam negeri maupun luar negeri.

“Kita sudah uji coba sampai di Amerika. Sedangkan untuk Jawa Tengah sendiri kita lakukan di Solo dan Salatiga” ungkapnya.

Sementara itu, Budi Ari selaku Marketing mengatakan secara harga produk dari Sidomuncul Pupuk Nusantara lebih ringan.

“Untuk harga lebih ringan dan secara kesuluruhan setiap musim panen produknya lebih meningkat,” ujarnya.

Kata Budi, lanjutnya untuk sehari pihaknya bisa memproduksi sampai 100.000 liter.

“Satu hari bisa produksi sampai 100.000 liter, kapasitas maksimalnya sekian. Kalau ditingkatkan lagi bisa 5 kali lipatnya itu masih bisa. Untuk tempat produksinya di Jalan Soekarno Hatta KM 28 Bergas Kabupaten Semarang” jelasnya.

Lalu untuk distribusi sendiri menurut Budi sudah sampai ke Jawa, Sumatra, Bali, Sulawesi, Kalimantan. Sedangkan untuk luar negri sudah menjangkau sampai ke Rusia, Kanada, Amerika, Jerman, Jepang, dan Australia. (Mg-3)