Home Headline PT SG Tanggapi Keluhan Suara Bising yang Diduga dari Mesin Pabrik

PT SG Tanggapi Keluhan Suara Bising yang Diduga dari Mesin Pabrik

BLORA, 20/5 (BeritaJateng.net) – PT Semen Gresik di Rembang menanggapi keluhan warga desa Plantungan, Kecamatan Blora, Jawa Tengah, adanya keluhan warga mendengar suara bising di duga berasal dari mesin Pabrik.

Melalui Kepala Seksi Humas dan Institutional Relations, Yeni Indah Lestari Kamis (20/5), menyampaikan bahwa PT Semen Gresik, merupakan bagian dari perusahaan BUMN selalu menerapkan mekanisme prosedur yang sangat ketat, terutama terkait dengan perlindungan dan pemantauan lingkungan.

“Kami secara rutin, secara periodik ada yang tiga bulan sekali, enam bulan sekali, secara regulasi selalu melakukan pemantauan lingkungan, dari berbagai parameter. Mulai dari kebisingan, maupun debu. Namun sesuai regulasi masih dibawah baku mutu, ” jelas Yeni.

Ditambahkan Yeni, bahwa dari data selama ini pihaknya masih mematuhi regulasi, dan itu masih sangat jauh dibawah baku mutu dengan apa yang ditetapkan oleh regualsi.

“Kalau memang ada keluhan atau yang lain, kami berharap bisa disampaikan langsumg kepada pihak perusahaan,” Tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, bahwa sejumlah warga di desa Plantungan, Kecamatan Blora, Blora Jawa Tengah pada Selasa (18/5) kemarin, mengaku terganggu dengan suara gemuruh diduga suara mesin dari PT SG yang berada di Rembang.

“Sejak ada pabrik semen, kita mendengar suara gluduk gluduk, terlebih malam hari suaranya terdengar jelas,” ungkap Suyatno warga setempat (Selasa, 18/5).

Sementara kepala Desa Plantungan Endang Susana ketika dikonfirmasi membenarkan keluhan warganya. Sejak ia memimpin desa Plantungan dampak dari PT SG di Rembang mengganggu warganya.

“Sejak saya jadi kepala desa, memang terdengar suara gemuruh seperti yang di
rasakan warga. Bahkan terkadang ada bau menyengat dari pembakaran batu bara, “tutur Endang

Ditambahkan Endang, sepanjang kepemimpinanya, ia sudah dua kali menjumpai debu yang dibawa angin dari pabrik semen, yaitu di bulan Februari dan Agustus.

“Bukan hanya itu debunya dari penggilingan batu PT SG, sampai ke warga. Dan sampai saat ini baru kemarin kita dapat bantuan dari semen gresik, berupa Semen untuk pembanguan Masjid dan sarana covid 19. Itupun kami buat Proposal,” katanya.

Endang berharap agar PT SG memperhatikan juga lingkungan terdampak seperti desa Plantungan, agar ada bantuan setiap tahunya untuk perbaikan ekonomi warga. (Her/El)