Home News Update PSI Jateng akan Segera Gelar Kopdar

PSI Jateng akan Segera Gelar Kopdar

992

Semarang, 7/1 (BeritaJateng.net) – Dalam rangka mengukuhkan keberadaannya, pada Jumat, 9 Januari 2016 pengurus DPD Kota Semarang akan menggelar Kopi Darat (KopDar) untuk menyelesaikan persiapan verifikasi.

Intinya, menyelesaikan persiapan-persiapan terkait verifikasi administrasi dari Kemenkumham dan verifikasi faktual Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI demi meloloskan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sebagai peserta pemilu 2019.

Pada kegiatan tersebut, pengurus DPC yang ada di Kota Semarang dipastikan akan berkumpul guna berkonsolidasi memantapkan langkah dalam memenuhi berbagai persyaratan yang ditentukan undang-undang.

Hal ini dilakukan untuk menyatukan tekad bekerja keras memenuhi syarat-syarat yang sudah ditetapkan UU partai politik Nomor 2 tahun 2011 perubahan atas UU nomor 2 tahun 2008 tentang partai politik.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jawa Tengah, Ilham Ramandani berharap semua akan berjalan lancar sampai pada tahap akhir.

Ia menambahkan kegiatan ini berkaitan dengan genapnya satu tahun merajut solidaritas yang telah dilaksanakan pada 16 November 2015 lalu. Terbukti, saat ini PSI semakin “booming” dikalangan anak muda. Maklum saja, partai ini mematok batasan umur bagi yang ingin menjadi anggota PSI dan harus berusia di bawah 45 tahun.

Dikenal sebagai partai anak muda, PSI pun menarik simpati banyak penduduk Indonesia termasuk di Jawa Tengah dan Kota Semarang.

Pengurus PSI merupakan generasi muda yang selalu yakin akan mampu bersaing dengan partai-partai besar lainnya, karena selama ini kaum muda hanya dijadikan objek dan sasaran untuk mendapatkan suara di setiap pesta demokrasi.

Terlebih saat lahirnya PSI, kaum muda diberikan kesempatan untuk berdiri sejajar, serta secara nyata dan pasti akan melibatkan diri sebagai eksekutor yang benar-benar idealis dalam menentukan kebijakan publik.

Pihaknya selalu yakin PSI akan mampu bersaing dengan partai lainnya, karena partai ini memberi peluang para kaum muda untuk terlibat aktif membangun bangsa.

Kader muda yang bergabung dengan PSI adalah kader-kader yang bisa diandalkan, mampu membawa dan mengawal aspirasi rakyat, karena PSI didirikan untuk rakyat bukan sebagai seorang tokoh atau elit politik seperti biasanya.

“PSI terlahir bukan dari barisan oposisi atau kalah dalam munas, melainkan karena hari ini rakyat Indonesia rindu akan generasi yang diyakini Ir. Soekarno kelak akan mengguncang dunia,” pungkas Ilham. (BJT01)