Home Headline Proyek Pembangunan Jalan Sriwijaya Dimulai, Target Rampung Akhir 2021

Proyek Pembangunan Jalan Sriwijaya Dimulai, Target Rampung Akhir 2021

Proyek pembangunan jalan sriwijaya Semarang.

Semarang, 19/4 (BeritaJateng.net) – Pembangunan Jalan Sriwijaya mulai digarap oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang. Pada 2020, DPU telah melakukan pematangan lahan, sedangkan tahun ini pembangunan fisik mulai dikerjakan.

Kepala Bidang Bina Marga DPU Kota Semarang, Suriyaty menargetkan, pembangunan Jalan Sriwijaya rampung akhir tahun ini dan dapat dimanfaatkan masyarakat.

“Ini sudah mulai dikerjakan. Target tahun ini selesai. Kami ingin September atau Oktober selesai,” ucap Atik, sapaannya, Kamis (15/4/2021).

Atik menyebutkan, ada beberapa pekerjaan yang harus dilakukan diantaranya pembuatan talud dan pengaspalan jalan. Saat ini, pembangunan sedang memasuki pemasangan batu untuk pembuatan talud. Setelah itu, pemasangan u-ditch saluran. Jika saluran telah selesai, DPU baru akan merambah ke pekerjaan pengaspalan jalan.

“Jalannya nanti kalau saluran sudah selesai. Lahannya sudah siap,” ujarnya.

Jalan Sriwijaya rencananya akan dibuat satu jalur baru. Nantinya, pengendara dari arah Pahlawan melewati jalur baru, sedangkan pengendara dari arah Mataram melewati jalur lama. Atik menyebutkan, pengerjaan jalur baru sepanjang sekitar 600 meter mulai TMT Giri Tunggal hingga ujung eks Wonderia dengan lebar jalan 9 meter. Taman Singosari akan sedikit dikepras untuk dijadikan manuver jalan.

“Itu sesuai kajian perencanaan kami. Kami mengerjakan sesuai perencanaan yang ada,” tambahnya.

Proyek pembangunan Jalan Sriwijaya, sambung Atik, dilakukan dengan sistem swakelola yakni dikerjakan oleh tenaga DPU namun material masuk lelang umum.

Dia berharap, penambahan satu jalur Jalan Sriwijaya akan semakin memperlancar lalu lintan dan membuat nyaman para pengguna jalan.

Sebelumnya pad Desember 2020 lalu, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi telah mengecek lokasi pembangunan Jalan Sriwijaya.

Menurutnya, pembangunan jalan tersebut menjadi salah satu proyek prioritasnya pada 2021. Hal itu mengingat jalur lahan yang akan dijadikan jalur baru telah siap dilakukan pembangunan. Jika tidak segera dikerjakan, akan mempersulit akses keluar masuk warga setempat.

“Selain mengurai kepadatan, semakin cepatnya pembangunan dilakukan akan lebih mempermudah akses keluar masuk sedulur – sedulur sekitar,” ucapnya.  (Ak/El)