Home Hukum dan Kriminal Produsen Oplosan Miras Janji Tak Produksi Selama Ramadhan

Produsen Oplosan Miras Janji Tak Produksi Selama Ramadhan

Purwokerto, 5/6 (BritaJateng.net) – Produsen miras oplosan di wilayah Banyumas berjanji untuk berhenti memproduksi dan memasarkan minuman oplosan selama bulan Ramadhan. Janji tersebut disampaikan kepada polisi saat penyitaan miras dan minuman oplosan.

Kapolres Banyumas, AKBP Gidion Arif Setyawan, Minggu (5/6) mengatakan, dalam operasi pekat yang dilaksanakan Polres Banyumas mulai awal Juni kemarin, banyak minuman oplosan yang disita petugas. Namun, karena baru pembinaan dan pencegehan, maka produsen belum dijerat hukum.

“Para produsen miras oplosan ini berjanji tidak akan memproduksi selama bulan Ramadhan dan kami pegang janji tersebut,” katanya disela-sela acara pemusnahan miras di halaman Taman Rekreasi Balai Kemambang, Kecamatan Purwokerto Utara.

Kapolres menjelaskan, selama empat hari operasi pekat, yaitu mulai tanggal 1 – 4 Juni, berhasil disita miras sebanyak 2.318 botol dan minuman oplosan sebanyak 3.445 liter. Hasil operasi pekat Polres Banyumas serta Satpol PP tersebut dimusnahkan bersama dan disaksikan masyarakat.

Menurut Kapolres, produsen minuman oplosan banyak ditemui pada Banyumas wilayah barat. Selama ini, wilayah Banyumas barat seperti Ajibarang, Wangon dan Lumbir memang dikenal sebagai produsen minuman oplosan, antara lain jenis ciu. (BJ33)