Home Ekbis Produksi Tangkapan Ikan di Pati Turun

Produksi Tangkapan Ikan di Pati Turun

Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

Pati, 21/1 (Beritajateng.net) – Produksi perikanan tangkap laut di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, selama 2014 tercatat hanya 16,1 juta kilogram atau turun dibandingkan produksi pada tahun sebelumnya yang mencapai 28,9 juta kg.

Menurut Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pati Sujono di Pati, Rabu, data hasil produksi ikan selama setahun itu diperoleh dari delapan tempat pelelangan ikan (TPI) di Kabupaten Pati.

Di antaranya, dari TPI Bajomulyo Juwana I, Bajomulyo Juwana II, Pecangaan (Kecamatan Batangan), Margomulyo (Kecamatan Tayu), Alasdowo, Banyutowo, dan Puncel (Kecamatan Dukuhseti).

Hasil terbanyak, kata dia, berasal dari TPI Bajomulyo I mencapai 9,69 juta kg disusul Bajomulyo Juwana II sebanyak 5,5 juta kg.

Sementara hasil terbanyak ketiga, kata dia, berasal dari TPI Banyutowo sebanyak 762.606 kg, sedangkan TPI lainnya berkisar antara 2.369 kg hingga 131.840 kg.

Adapun nilai total dari 16,1 juta kg ikan, kata dia, sekitar Rp94,15 miliar.

Kabid Perikanan Tangkap Hery Trimoelyo menambahkan, bahwa turunnya hasil produksi perikanan tangkap disebabkan oleh banyak faktor.

Beberapa waktu lalu, nelayan di Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, sempat berhenti melaut selama beberapa bulan menyusul kesulitan dalam mendapatkan solar bersubsidi.

Para nelayan juga menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Pati, sekaligus menyuarakan penolakan terhadap sulitnya mendapatkan izin untuk kapal baru.

Kondisi tersebut, dinilai ikut menjadi salah satu faktor turunnya produksi perikanan tangkap di Kabupaten Pati menyusul banyaknya kapal besar yang tidak beroperasi.

Selain itu, cuaca laut yang biasanya terjadi gelombang tinggi juga turut memberikan andil turunnya hasil produksi perikanan tangkap karena diperkirakan banyak nelayan yang tidak berani melaut demi keselamatan jiwa dan jika ada yang melaut tentunya ada pengurangan waktu perjalanannya.

Kebiasaan nelayan menjual ikan bekunya langsung ke pembeli tanpa proses lelang di TPI karena minimnya sarana dan prasarana di TPI untuk menjaga kualitas ikan tangkapan nelayan juga bisa menjadi penyebab hasil tangkapan nelayan tidak tercatat di TPI setempat.

Sementara jumlah kapal besar di Kabupaten Pati sebanyak 479 unit, kapal sedang sebanyak 190 unit dan perahu motor tempel sebanyak 1.374 unit.(ant/bj02)